Selasa, 22 Mei 2018 | 07:31:29 WIB

Peran Ulama dan Umaroh sangat Dominan dalam Menjaga Keutuhan Bangsa

Senin, 6 Februari 2017 | 12:16 WIB
Peran Ulama dan Umaroh sangat Dominan dalam Menjaga Keutuhan Bangsa

Wakil Kepala Kepolisian Sektor Cakung Kompol H Sujianto saat memberikan ceramah dalam acara monitoring Maulid Nabi Muhammad SAW dan Santunan Anak Yatim piatu di Kampung Pulojahe, Kelurahan Jatinegara, Kacamatan Cakung, Jakarta Timur, Jumat (3/2). (FOTO: AHMAD DAILANGI/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Wakil Kepala Kepolisian Sektor Cakung Kompol H Sujianto mengajak pada umat islam khususnya masyarakat di Kampung Pulojahe, pengurus RT.005, RW.005, para tokoh agama dan tokoh masyarakat agar ikut serta menjaga ke bersamaan atau mengawal keamanan dilingkungannya masing-masing.

"Kami ingin ada kerjasama yang baik oleh semua unsur masyarakat. Kalau bukan bantuan dari semua unsur masyarakat tidak mungkin kami bisa mengontrol semua pengamanan di wilayah cakung yang seluas ini. Sementara anggota kepolisian di Polsek Cakung jumlahnya hanya 150 orang. Sangat terbatas sekali anggota kami, oleh karena itu kami berharap bantuan dari masyarakat dan pengurus RT dan RW dilingkungan masing- masing untuk membantu kepolisian dalam soal pengamanan," kata Wakapolsek di sela-sela acara Maulid Nabi di Kelurahan Jatinegara, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, pada Jumat (3/2) malam.

Kompol Sujianto menegaskan peran ulama dan umaroh sangat dominan dalam menjaga keutuhan bangsa termasuk menjaga kebersamaan masyarakat dalam hidup ketentraman.

"Kami ingin ada kebersamaan antara ulama dan umaroh termasuk dukungan doa agar dalam menjalankan tugas-tugas kami selalu mendapatkan ketentraman dan kelancaran," ujarnya.

Sementara itu, KH Djafar Shodiq dalam ceramahnya mengatakan isu akhir-akhir ini beredar ada sebagian kelompok sengaja ingin memecah bela antar umat. Untuk itu, dia berpesan agar semua ummat selalu menjaga nilai-nilai pancasila yang berdasarkan ketuhanan yang maha esa, termasuk  islam adalah agama yang cinta damai.

"Saat ini situasi ummat islam sudah sangat goyah, karena ada sebagian kelompok sengaja ingin memecah bela antar umat.  Kita harus menjaga nilai-nilai pancasila yang berdasarkan pada ketuhanan yang maha esa. Agama islam adalah agama yang suka cinta damai, mari kita pelihara itu," papar KH Djafar Shodiq.

Dalam kesempatan itu, ia juga mengajak kepada seluruh masyarakat, khususnya kepada warga Front Pembela Islam (FPI), agar selalu menjaga keutuhan dan kebersamaan dalam berbangsa dan bernegara, termasuk menjaga emosi dalam meyampaikan aspirasinya.

"Terutama sudara-saudara kita yang berada di organisasi FPI, kalian semua harus memiliki toleransi dan menjaga keutuhan dan kebersamaan dalam berbangsa dan bernegara, termasuk menjaga emosi anda dalam meyampaikan aspirasi di depan publik," tuturnya.

Acara maulid Nabi dan santunan anak yatim piatu itu di gelar pada Jumat (3/2) malam, sekitar pukul 20.00 Wib yang dipusatkan di Kampung Pulojahe, RT.005, RW.005 Kelurahan Jatinegara, Kecamatan Cakung, Kota Jakarta Timur.

Hadir dalam acara itu Pengurus Yayasan Arriddo selaku penyelenggara acara Ir Muhammmad SAW, Wakpolsek Cakung, Kompol H. Sujianto SH yang mewakili Kapolsek Cakung, Pencerama yang mengisi tausia Agama Habib Fahmi Bin Abubakar Al Aydrus dari (Pimpinan Majlis Taklim Al Adni Ciawi Bogor), Habib Husein Bin Mustofa AL Bahar, KH Salim Basalam, dan Wakil Ketua Umum DPP FPI KH Djafar Sodiq.

Sementara pengamanan kegiatan tersebut melibatkan enam personil dari Polsek Cakung yang dipimpin oleh AKP Sumarno. (AHMAD DAILANGI)

Berita Terkait