Rabu, 22 November 2017 | 20:12:22 WIB

Babinsa bersama Petugas dan Kapoktan Cek Saluran Irigasi di Desa Buduran Arosbaya

Senin, 13 Februari 2017 | 13:21 WIB
Babinsa bersama Petugas dan Kapoktan Cek Saluran Irigasi di Desa Buduran Arosbaya

(FOTO: Penrem 084/BJ/LINDO)

BANGKALAN, LINDO - Babinsa Koramil 0829/13 Arosbaya, Serka Fadhori bersama Petugas Penyuluh Lapangan (PPL), Materi Tani (Mantan) dan Ketua Kelompok Tani (Kapoktan) melaksanakan tugas pendampingan pertanian dalam rangka pengecekan saluran irigasi yang tertutup di Desa Buduran, Kecamatan Arosbaya, Kabupaten Bangkalan, Senin (13/2).

Memasuki pertengan bulan Februari ini curah hujan di beberapa wilayah Kabupaten Bangkalan tidak menentu hingga pasokan air, terutama pada sistem pengairan sawah yang akhir-akhir ini harus intensif diperhatikan untuk kebutuhan air bagi sawah-sawah di wilayah Kecamatan Arosbanya Bangkalan.

Sebagai langkah upaya khusus (Upsus) anggota Koramil 0829/13 Arosbaya, PPL, Matan dan Kapoktan mengambil langkah inisiatif pemerataan saluran air guna mengairi sawah di wilayah setempat.

Kegiatan yang dilakukan Babinsa Koramil 0829/13 Arosbaya bersama petugas lainnya mendapat respon positif dari masyarakat dan para kelompok tani (poktan) di wilayah tersebut.

Sulitnya pasokan air mulai dirasakan para petani dan menjadi kekhawatiran terkait semakin berkurangnya curah hujan. Ini mengakibatkan kondisi tanaman padi di beberapa petak sawah mengalami kekuarangan air.

Atas pengaduan masyarakat tersebut Babinsa Koramil 0829/13 Arosbaya, PPL, Matan dan Kapoktan menanggapi hal tersebut dan meminta pihak SDA dan ESDM Kecamatan Arosbaya untuk segera mengalirkan air irigasi ke sawah petani dengan sistem buka tutup, sehingga pemerataan pasiokan air ke berbagai area sawah dapat terpenuhi.

Menurut Danramil 0829/13 Arosbaya Kapten Inf M. Heriyanto, kelancaran irigasi dan aliran air sangat dibutuhkan untuk kelancaran proses kegiatan pertanian di wilayah itu. Dia mengatakan, apabila hal ini dibiarkan maka akan berdampak negatif pada sektor pertanian dan menghambat kegiatan pertanian.

“Untuk itu kami Babinsa, PPL dan Kapoktan selalu melakukan pengecekan kelancaran saluran air yang tersedia,” ujar Kapten Inf M Heriyanto. (Penrem 084/BJ)

EDITOR : AHMAD DAILANGI

Berita Terkait

Baca Juga