Kamis, 18 Januari 2018 | 05:01:42 WIB

Lantamal XII Pontianak Laksanakan Penenggelaman KIA Tindak Pidana Perikanan  

Minggu, 2 April 2017 | 17:16 WIB
Lantamal XII Pontianak Laksanakan Penenggelaman KIA Tindak Pidana Perikanan   

Suasana pemusnahan dan penenggelaman Barang Bukti kapal pelaku illegal fishing oleh Lantamal XII Pontianak. (FOTO: DISPENLANTAMALXII/LINDO)

PONTIANAK, LINDO - Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) XII Pontianak Brigjen TNI (Mar) M. Hari selaku koordinator dalam rangka pelaksanaan penenggelaman Kapal Ikan Asing (KIA) tindak pidana perikanan,  di Perairan Pulau Datu, Propinsi Kalimantan Barat (Kalbar), Sabtu, (1/4).

Adapun dasar kegiatan pelaksanaan penenggelaman kapal tindak pidana perikanan, yaitu surat Kalakhar Satgas 115 Nomor: B-24.14/Satgas 115/III/2017 tanggal 24 Maret 2107 tentang Kegiatan Pemusnahan dan penenggelaman Barang Bukti kapal pelaku illegal fishing.

Kegiatan pelaksanaan penenggelaman kapal tindak pidana perikanan juga berdasarkan penetapan ijin pemusnahan/penenggelaman barang bukti kapal dari Ketua Pengadilan Perikanan pada Pengadilan Negeri Pontianak Nomor: 01 s.d. 8 /Pen.Pid.Sus-Prk/2017/PN PTK, tanggal 2 Februari 2017. 

Danlantamal XII Pontianak Brigjen TNI (Mar) M. Hari mengatakan, tugas pokok Lantamal XII Pontianak melaksanakan pemusnahan dan penenggelaman Barang Bukti 8 kapal pelaku illegal fishing pada 1 April 2017 di Perairan Pulau Datu Kalbar dalam rangka penegakan hukum bidang perikanan dan sasarannya kapal pelaku pelanggaran illegal fishing di Wilayah Perairan Republik Indonesia (WPRI ) yang sudah mendapatkan putusan dari pengadilan negeri pontianak yang berkekuatan hukum tetap (inkracht) untuk dimusnahkan sebanyak 8 kapal dengan Gross tonage variatif 29 GT sampai dengan 94 GT.

Lokasi penenggelaman titik koordinat penenggelaman adalah: 00° 09’ 459” LU – 108° 36’ 126” BT atau pada jarak 1,1 Nm baringan 327° dari Pulau Datu dengan kedalaman sekitar 43 meter dan jarak lokasi penenggelaman dari Dermaga Lantamal XII kurang lebih 47 Km. 

Kemudian 8 kapal pelaku illegal fishing yang telah ditenggelamkan di Perairan Pulau Datu, sebagai berikut :  KM. BV 92455 TS GT 57, KM. BV 4984 TS GT 58, KM. BD 97583 TS GT 33, KM. BV 4985 TS,  GT 93, KM. BD 95377 TS, GT 29, KM. BV 92421 TS, GT 75, KM. BV 4984 TS, GT 94, dan KM. BD 95377 TS,  GT 81.

Sedangkan unsur yang terlibat dalam pelaksanaan penenggelaman Kapal tindak pidana perikanan, antara lain, KRI Sembilang 850, personil Satpaska Koarmabar, KAL Lemukutan 11-12-15, KAL Sambas 11-12-10, Combat Boat, Patkamla Kapuas, Tim Demolisi, Personel Lantamal XII Pontianak, KP. Hiu Macan 001 dan Personel Stasiun PSDKP Pontianak.

Turut hadir dalam acara penenggelaman kapal tindak pidana perikanan tersebut, Asops Danlantamal XII Pontianak Kolonel Laut (P) Bambang Sugiarto, Asintel Danlantamal XII Pontianak Kolonel Laut (KH) Drs. Napindo Sebayang, Kepala Stasiun PSDKP Pontianak Erik Tambunan, Walikota Pontianak diwakili Kadishub Kota Pontianak Utin Sri Lena, Kodam XII/Tpr Mayor Inf. Aswin, Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat diwakili Jaksa Fungsional Dedi Gunawan, Ketua Pengadilan Negeri diwakili oleh Hakim Adhoc Yone Ramli, Kejaksaan Negeri diwakili Jaksa Fungsional Tabrani, Direktur Pengawasan Sumber Daya perikanan KKP Tyas Budiman, dan Kabag Ops Polair Polda Kalbar AKBP Jamhuri.

Berita Terkait