Rabu, 18 Juli 2018 | 17:58:13 WIB

Prajurit Resimen Artileri-1 Marinir Laksanakan Menembak TW.II TA 2017  

Minggu, 21 Mei 2017 | 22:00 WIB
Prajurit Resimen Artileri-1 Marinir Laksanakan Menembak TW.II TA 2017   

(FOTO : DISPENKORMAR/LINDO,)

JAKARTA, LINDO - Prajurit Resimen Artileri-1 Marinir melaksanakan menembak senjata berat Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista) jenis Meriam Roket MLRS Vampire 122 MM, Meriam Howitzer 105 MM serta menembak meriam Arhanud BPV2 dan PKT dalam lanjutan Latihan Satuan Dasar (LSD) Tri Wulan II Darat/Laut Tahun 2017, di Pusat Latihan Tempur Baluran, Karangtekok Situbondo, Jawa Timur, (19/5).

 Materi Latihan dalam latihan menembak kesenjataan Artileri Korps Marinir, yaitu prosedur permintaan bantuan tembakan, menentukan arah pokok, perintah tembakan, tembak tinjau, tembak pelaksanaan, penembakan malam dan koreksi hasil tembakan yang dilaksanakan oleh Batalyon Howitzer-1 Marinir dan Batalyon Roket-1 Marinir.

Sedangkan untuk Batalyon Arhanud-1 Marinir melaksanakan pertahanan udara secara aktif dengan menghancurkan, meniadakan atau mengurangi daya guna dan hasil guna (efektifitas dan efesiensi) serangan udara musuh yang menggunakan pesawat terbang maupun peluru-peluru balistik dan peluru-peluru kendali.

Pimpinan Latihan Satuan Dasar (Pimlat LSD) Menart-1 Mar TW.II. TA. 2017 adalah Kolonel Marinir Ainur Rofiq didampingi Penasehat Latihan (Hatlat) Letkol Marinir Gunawan Tri Utomo, Perwira pelaksana latihan (Palaklat) Letkol Marinir Marhabang, Komandan Batalyon Roket-1 Marinir Letkol Marinir Dian Suryansyah, Komandan Batalyon Arhanud-1 Marinir Mayor Marinir Guntur Almsyih,S.H,.M.Tr.Hanla, Pengawas pengendalian (Wasdal) Mayor Marinir Prio Sigit, Mayor Marinir Endik Catur, Mayor Marinir Sonny Kurniawan, meninjau langsung penembakan kesenjataan Artileri yang dimiliki Korps Marinir (Kormar).

Dalam peninjauannya, Pimlat LSD TW.II.TA.2017 mengatakan, dengan latihan tersebut diharapkan seluruh prajurit Menart-1 Marinir besemangat dalam melaksanakan kegiatan ini.

"Laksanakan kegiatan ini dengan sungguh-sungguh, jangan lupa mengutamakan faktor keselamatan, sehingga latihan ini benar-benar “Zero Accdent” selalu menjaga dan membina kebugaran fisik dan mental, karena setelah penembakan terlaksana masih ada kegiatan esok harinya yaitu Lintas Medan (Limed), Start Patalan naik ke Gunung Bromo Kabupaten Probolinggo dan Finish di Paserpan Kabupaten Pasuruan," jelasnya.

Berita Terkait