Sabtu, 21 April 2018 | 22:30:23 WIB

Menag : Sarana-Prasarana Haji Indonesia Siap 100 Persen

Rabu, 12 Juli 2017 | 19:32 WIB
Menag : Sarana-Prasarana Haji Indonesia Siap 100 Persen

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin melambaikan tangan pada wartawan. (FOTO: ANT/LINDO)

MAKASSAR, LINDO - Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan semua sarana dan prasarana yang dibutuhkan para jamaah haji Indonesia sudah siap 100 persen dan tinggal digunakan saja.

"Baik itu pemondokan atau penginapan di Makkah dan Madinah untuk jamaah haji kita sudah rampungkan kontraknya. Intinya sudah siap 100 persen untuk menerima rombongan jamaah kita dari Indonesia," katanya usai meresmikan Replika Pesawat Garuda Indonesia di Asrama Haji Sudiang Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (12/7).

Ia menjelaskan, kesiapan sarana dan prasarana di Makkah dan Madinah termasuk pula tenda-tenda di Arafah. Pihaknya juga bersyukur untuk tahun ini seluruh tenda yang digunakan itu baru dan lebih aman.

"Untuk tenda ini disangga tiang-tiang baja, bahannya anti api, anti air dan mampu menyerap panasnya matahari," ujarnya.

Terkait katering, menurut dia, sudah tiga tahun terakhir ini tidak lagi bermasalah.

Kementerian Agama juga terus fokus dan berupaya menjaga kondisi yang tidak mengganggu pelaksanan haji, terutama makanan dan penginapan yang merupakan kebutuhan mendasar dari seluruh jamaah dari Indonesia.

"Soal berada di ring berapa pemondokannya, saya belum mendapatkan informasi lengkapnya. Namun, untuk pemondokan, katering dan sebagainya sudah siap," ujarnya.

Berkaitan dengan replika pesawat di Asrama Haji Sudiang Makassar, menurut Lukman merupakan salah satu cara dari pihak Kementerian Agama dalam memfasilitasi para calon jamaah haji sehingga bisa memiliki wawasan yang cukup untuk menyelenggarakan berbagai tahapan selama melaksanakan ibadah haji.

Menurut dia, keberadaan replika pesawat itu penting berdasarkan pengalaman dan studi yang telah dilakukan.

"Faktor jamaah dalam pesawat itu pengaruhnya cukup besar untuk ikuti memberikan tidak hanya stamina, namun juga rasa senang, kecewa takut dan sebagainya," demikian Lukman Hakim Saifuddin.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulawesi Selatan (Kakanwil Kemenag Sulsel) Abd Wahid Thahir mengatakan untuk Embarkasi Makassar pada musim haji tahun ini akan memberangkatkan sebanyak 35 kelompok terbang (kloter) yang merupakan jamaah haji dari delapan provinsi.

Untuk delapan provinsi yang bergabung dalam Embarkasi Makassar itu antara lain Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Gorontalo,Sulawesi Tenggara, Maluku, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat. (ANT)

Berita Terkait