Rabu, 19 Desember 2018 | 08:46:53 WIB

Pattimura Aquathlon 2017 : Penghargaan Kepada Pahlawan Dan Ajang Pariwisata

Sabtu, 15 Juli 2017 | 21:45 WIB
Pattimura Aquathlon 2017 :  Penghargaan Kepada Pahlawan Dan Ajang Pariwisata

(FOTO : DISPENAD/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Kodam XVI/Pattimura menggelar kegiatan lomba Pattimura Aquathlon tahun 2017, dalam rangka memperingati 200 tahun gugurnya Pahlawan Nasional Kapitan Pattimura, yang berlangsung di Pulau Saparua, Kabupaten Maluku Tengah, Sabtu (15/7).

Kegitan Pattimura Aquathlon tersebut dipusatkan di Benteng Duurstede Pulau Saparua yang memiliki sejarah penting bagi perjuangan bangsa Indonesia.  Ada beberapa aspek yang melatarbelakangi penyelenggaraan Pattimura Aquathlon 2017 di Pulau Saparua ini.

Dari aspek sejarah, di Pulau Saparua ini ada catatan bersejarah perjuangan Kapitan Pattimura pahlawan nasional Indonesia yang  bersama pasukannya berhasil merebut benteng Duurstede sebagai simbol pertahanan kolonial penjajah.

Pangdam XVI/Pattimura Mayjen TNI Doni Monardo mengatakan, Pattimura Aquathlon ini dipersembahkan sebagai salah satu bentuk penghargaan dari masyarakat Maluku terhadap Pahlawan nasional Pattimura dalam menggelorakan semangat perjuangan bangsa dalam membebaskan diri dari penjajahan.

"Seyogyanya semangat perjuangan Pattimura dapat dijadikan motivasi bagi kita semua selaku generasi penerus bangsa,” ujar Mayjen TNI Doni Monardo.

Dari aspek pariwisata, Maluku telah dikenal luas sebagai daerah kepulauan, biota lautnya luar biasa, kaya berbagai jenis ikan, lobster, udang dan teripang, bahkan Maluku memiliki sejarah sebagai penghasil rempah-rempah terbaik dunia.

"Harapan kita bersama, dengan diselenggarakannya lomba Aquathlon ini, masyarakat luas akan tahu kalau di Maluku dan Saparua  menyimpan kekayaan pesona alam yang tidak kalah indah dengan daerah lain sehingga mereka akan datang ke Pulau Saparua,” harap Pangdam XVI/Pattimura.

Pada aspek Kesejahteraan, Pattimura  Aquathlon ini tidak berdiri sendiri, namun bergandengan dengan program “Emas Biru dan Emas Hijau” Kodam XVI/Pattimura.

Program “Emas Biru” adalah gerakan untuk melakukan budidaya perikanan sedangkan “Emas Hijau” adalah untuk menanam tumbuh-tumbuhan yang bernilai ekonomi  tinggi.  Program ini sudah berjalan hampir dua tahun dan hasilnya sudah bisa dirasakan oleh masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan ekonominya.

Menurut Pangdam, hal Ini  adalah sinergitas  antara  program  pemerintah  dengan  program yang digalakan Tentara Nasional Indonesia (TNI) yaitu “Serbuan Teritorial” untuk memberdayakan masyarakat  dalam  menggerakkan  potensi perekonomian  daerah ataupun pedesaan.

Maka pada sasaran akhirnya adalah dihasilkannya “Emas Putih” yaitu  Maluku yang sejahtera, religius, rukun dan aman.

Melalui Pattimura Aquathlon Tahun 2017 ini, diharapkan dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat Saparua seperti melalui penyewaan baleho dan penginapan-penginapan yang  diatur oleh panitia.

Semua peserta tidur di baleho dan rumah penduduk yang disediakan, konsumsi juga dijual oleh penduduk.  Kegiatan ini juga melibatkan para pemuda dari desa-desa yang sering konflik sehingga diharapkan terjadi perdamaian yang alami.

Pangdam XVI/Pattimura Mayjen TNI Doni Monardo menyampaikan rasa bangganya atas animo seluruh peserta lomba yang sangat tinggi hingga mencapai lebih dari 500 peserta atlet daerah maupun nasional, kalangan TNI/Polri maupun masyarakat umum yang datang dari dalam negeri maupun luar negeri. Bahkan masyarakat  Saparua pun turut meramaikan dan menyaksikan lomba ini.

Pattimura Aquathlon memperlombakan beberapa kategori meliputi Long pro Putra/i, Short Pro, Short Open, Long Open dan ketegori usia diatas 50 tahun.

Berita Terkait