Senin, 11 Desember 2017 | 23:59:27 WIB

Ribuan TKI "Merah Putih"-kan Hong Kong

Minggu, 6 Agustus 2017 | 21:28 WIB
Ribuan TKI

Ribuan TKI ramaikan digedung Hong Kong Convention and Exhibition Center. (FOTO: IST/LINDO)

HONG KONG, LINDO - Sedikitnya 2.000 tenaga kerja Indonesia berhasil menjadikan gedung Hong Kong Convention and Exhibition Center penuh dengan nuansa Merah-Putih untuk memeriahkan HUT ke-72 Kemerdekaan Indonesia, Minggu (6/8).

Sebelum acara dibuka dengan lagu kebangsaan, Indonesia Raya, gedung yang belum lama ini menjadi tempat pelantikan CEO Hong Kong Carry Lam oleh Presiden China, Xi Jinping, itu sudah dipadati TKI.

Mereka tidak saja menjadi penonton, melainkan juga turut mengisi berbagai acara yang digelar di Panggung Merah Putih itu.

Aneka ragam seni hiburan, mulai dari menyanyi, menari, hingga atraksi bela diri pun dipertontonkan oleh para TKI mayoritas perempuan dan bekerja di sektor domestik itu.

Mereka yang kebanyakan berpakaian warna merah dan putih itu juga tidak melewatkan bergoyang ria saat para penghibur menyanyikan lagu bernada riang dari para penampil.

Selain para TKI, Panggung Merah Putih yang berdiri di gedung bersejarah tempat Pangeran Charles dari Inggris menyerahkan Hong Kong kepada China pada 1 Juli 1997 itu juga dimeriahkan warga setempat yang pernah tinggal di Indonesia.

Gedung yang berada di bibir Pantai Wanchai makin riuh saat Dorce Gamalama, mulai tampil dengan menyanyikan lagu Indonesia Tanah Air Beta.

Seisi ruangan tambah bergemuruh saat artis serba bisa yang berasal dari Kota Surabaya itu mengajak para penonton menyanyikan lagu Gebyar-Gebyar karya Gombloh.

Selain Dorce, panggung hiburan yang digelar Konsulat Jenderal Indonesia di Hong Kong itu juga dimeriahkan Husin, penyanyi dari Jakarta hasil dari pencarian bakat salah satu televisi nasional itu.

Perayaan HUT Kemerdekaan Indonesia di Hong Kong tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.

Biasanya peringatan HUT Kemerdekaan Indonesia digelar di Lapangan Victoria Park, namun saat ini di gedung tertutup.

"Kami ingin ada perbedaan. Biasanya setiap Agustusan ada pemandangan penonton yang pingsan karena kepanasan, sekarang tidak," kata Konsul Jenderal Indonesia di Hong Kong, Tri Tharyati.

Keceriaan WNI makin lengkap setelah beberapa pendukung acara, termasuk BUMN asal Indonesia yang beroperasi di Hong Kong membagi-bagikan hadiah menarik.  (ANT)

EDITOR : ALDY MADJIT

Berita Terkait

Baca Juga