Rabu, 21 November 2018 | 11:31:17 WIB

Selain Pengembangan IKM, Sartono Juga Bantu Seni dan Olahraga

Selasa, 8 Agustus 2017 | 19:50 WIB
Selain Pengembangan IKM, Sartono Juga Bantu Seni dan Olahraga

Anggota Komisi VI DPR RI Sartono memberikan sumbangan kepada warga Pacitan, Jawa Timur, ke Dapil VII Jatim saat resesnya dalam bulan Agustus 2017 ini. (FOTO: NURCHOLIS/LINDO)

PONOROGO, LINDO - Berkembangnya sektor ekonomi  kreatif di Kabupaten Ponorogo merupakan salah satu langkah Sartono sebagai anggota Komisi VI DPR RI yang berangkat dari Dapil VII Jawa Timur dalam ikut meningkatkan perekonomian masyarakat.

Upaya itu dibuktikan dengan diselenggarakan bimbingan tehknik (Bimtek) olahan pangan dan Bimtek pengelasan yang menggandeng Kementerian Perindustrian RI sebagai mitra komisi VI.

Acara yang berlangsung di Hotel Mahesa Ponorogo itu dihadiri oleh Ir Ismodian MAK mewakili Kemeterian Perindustrian RI, Arief Efendi mewakili Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Ponorogo, Sutrisno  selaku kepala BLK Kabupaten Ponorogo dan sejumlah peserta pelatihan dari unsur perwakilan Industri Kecil Menengah atau IKM se-Kabupaten Ponorogo.

Kegiatan pelatihan dilangsungkan di Balai Latihan Kerja Kabupaten Ponorogo 4 hingga 7 Agustus itu Sartono sebagai inisiator program   menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Perindustrian RI yang telah menyelenggarakan pelatihan ini.

"Pelatihan ini merupakan bentuk dari Program saya di Komisi VI bermitra dengan Kementerian Perindustrian dan bekerjasama dengan pihak ketiga sebagai pelaksana kegiatan, dengan pelatihan ini besar harapan saya terutama di Kabupaten Ponorogo dapat mencetak para wirausaha baru dengan skill yang sudah diperoleh dalam pelatihan ini," tutur Sartono.

Menurutnya, potensi bahan baku pangan yang melimpah menjadi faktor utama adanya pelatihan olahan kripik. "Sedangkan banyaknya bangunan gedung perumahan dan lain sebagainya yang membutuhkan jasa pengelasan merupakan motivasi dari diselenggarakanya pelatihan las,” jelasnya.   
Sementara itu Herwati selaku peserta pelatihan menyampaikan banyak terimakasih kepada Sartono sebagai aspirator program ini. "Kami bangga punya wakil Pak sartono yang telah memfasilitasi kegiatan ini, semoga pelatihan ini ada tindak lanjutnya oleh program program beliau yang bisa membangkitkan kreatifitas usaha kecil di Ponorogo," katanya.

Setelah membuka acara pelatihan legislator Partai Demokrat ini kembali menyapa warga masyarakat di Desa Sambilawang, Bungkal, Ponorogo. Kedatanganya disambut meriah dan antusias masyarakat yang luar biasa. Ada 2 atraksi kesenian tradisional yakni Seni Dongkrek Kreasi Modern Kridho Manggolo dari Desa Belang, Bungkal beserta Seni Jaran Pegon Nogo Jalu Setono dari Dukuh Suki, Desa Sambilawang.

Dalam kunjunganya di Dukuh Suki, Sambilawang ini Sartono meninjau keberadaan Bantuan PKBL yang berupa penerangan jalan umum sekaligus menyaksikan pagelaran budaya seni jaranan dan dongkrek. Dalam sambutanya Sartonomenyampaikan apresiasi pagelaran seni budaya.

"Dalam kunjungan kali ini saya merasa tersanjung sekali disambut dengan dua kesenian tradisional dongkrek dan jaranan, saya berharap kesenian tersebut mampu lestari eksis sebagai wujud kayanya budaya bangsa yang beraneka ragam  untuk itu Insya Alloh akan kami support dan kami dukung,” terang Sartono.

Masih dalam sambutanya terkait bantuan PKBL dia berharap agar bisa bermabfaat. "Semoga bantuan penerangan jalan ini bisa bermanfaat sehingga warga masyarakat tidak kegelapan ketika mau beraktifitas di malam hari,” terangnya dihadapan warga masyarakat Dukuh Suki.

Sementara itu ucapan terimakasih kepada Sartono disampaikan oleh perwakilan tokoh masyarakat Sambilawang oleh Mujiono   selaku   Kepala Desa. ”Maturnuwun engkang katah dumateng pak Sartono, yang telah berkenan kunjung di desa kami sekaligus memberikan bantuan penerangan kepada masyarakat Dukuh Suki, semoga program panjenengan akan terus bergulir dan bermanfaat kagem semua masyarakat," jelas Mujiono.  

Hadir dalam kunjungan Sartono beserta tim yaitu Miseri Efendi selaku  Ketua DPC Partai Demokrat Ponorogo sekaligus unsur pimpinan DPRD Kabupaten Ponorogo. Setelah kegiatan kunjungan di Kabupaten Ponorogo selesai, di tengah hembusan dinginya angin Gunung Lawu Sartono   bertandang ke Desa Mojopurno, Ngariboyo, Magetan dalam rangkaian pembukaan Turnamen  bola volley Putra SARTONO CUP liga desa se-Kecamatan Ngariboyo.

Kehadiranya menghangatkan suasana malam dengan gemuruh tepuk tangan masyarakat, pemain dan penonton tournament disaat Anggota DPR RI Komisi VI ini secara simbolis menyerahkan bantuan dana kegiatan Turnamen volly sekaligus menyerahkan bola volly kepada wasit pertandingan sebagai pertanda Turnamen Bola Voly SARTONO CUP liga desa se-Kecamatan Ngariboyo di buka. "Semoga dengan sedikit sentuhan bantuan dari kami ini bisa membantu pelaksanan kegiatan olahraga ini ke depan bisa lebih ditingkatkan lagi kelasnya kalau   mungkin   bisa   se-Kabupaten, jangan lupa tetap semangat dan selalu junjung nilai supportifitas dan kebersamaan,” harapnya.

Kunjungan sartono  tidak hanya di Kabupaten Ponorogo dan Magetan saja, akan tetapi  di ke esokan harinya politisi Demokrat ini kembali   melanjutkan rangkaian amanah konstitusinya di Kabupaten Trenggalek. Kali ini Sartono juga akan membuka pelaksanaan Pelatihan Wirausaha baru untuk komoditas kerajinan anyaman bambu dan juga aneka olahan makanan ringan kripik.

Sama seperti dua Kabupaten sebelumnya yakni Pacitan dan Ponorogo, namun dalam acara ini hadir Dirjen Kimia Sandang Aneka dan Kerajinan Kementerian Perindustrian RI, Ratna Utarianingrum, juga Ir. Yudi Sunarko, M.Si selaku Kadis Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten   trenggalek.   

Dalam kesempatan itu Sartono jugamenyampaikan kepada para peserta pelatihan bahwa pentingnya skill dan kemahiran terutama berwirausaha   sangat diperlukan untuk menyongsong kehidupan yang akan datang. "Kami berpesan kepada seluruh peserta untuk memperhatikan betul apa apa yang menjadi materi di pelatihan ini, karena pelatihan ini merupakan bentuk kepedulian kami di Komisi VI untuk mengembangkan usaha kecil menengah dengan memfasilitasi program program yang telah ada,” jelasnya.

Menurutnya, Trenggalek ini Kabupaten yang kaya akan potensi bahan baku lokal seperti ketersedianya bambu yang  banyak, umbi   umbian,  pisang bahan  baku pembuatan aneka  kreasi kripik dan lain sebagainya. "Dengan terselenggaranya pelatihan ini semoga peserta mampu   berkreasi dari nilai ekonomis yang terkadang sangat kecil harganya menjadi nilai ekonomi yang jauh lebih berharga nilai dan manfaatnya," lanjutnya.

Di rangkaian akhir kunjungan resesnya Sartono sempat membuka Turnamen tenis meja yang diadakan oleh PTMSI Kabupaten trenggalek. Sartono berharap Trenggalek akan mencetak atlit-atlit yang berbakat dan handal bisa mewakili Kabupaten Trenggalek di kancah propinsi maupun nasional. (MUH NURCHOLIS)

Berita Terkait