Jumat, 24 November 2017 | 19:54:42 WIB

Peringatan Proklamasi Kemerdekaan RI 2017 Di Markas Kohanudnas

Kamis, 17 Agustus 2017 | 12:53 WIB
Peringatan Proklamasi Kemerdekaan RI 2017 Di Markas Kohanudnas

(FOTO : PENKOHANUDNAS/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Panglima Komando Pertahanan Udara Nasional (Pangkohanudnas) Marsda TNI Yuyu Sutisna, S.E.,M.M bertindak selaku Inspektur Upacara (Irup) pada upacara peringatan Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-72 tahun 2017, di lapangan apel Makohanudnas, Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis (17/8).  

Rangkaian upacara meliputi pengibaran bendera merah putih oleh tiga anggota Satprov Denma Kohanudnas, pembacaan teks proklamasi dan Undang-undang Dasar 1945, serta pembacaan sambutan.

Bertindak selaku Komandan Upacara Letkol Lek Budi, Perwira Skomlek Kohanudnas. Upacara diikuti perwira, bintara, tamtama dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kohanudnas dan Kosekhanudnas I serta dihadiri Kaskohanudnas Marsma TNI Tamsil Gustari Malik dan Pangkosekhanudnas I Marsma TNI Kustono S.Sos.

Pangkohanudnas Marsda TNI Yuyu Sutisna membacakan sambutan Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, mengatakan, tanggal 17 Agustus 1945 mempunyai arti penting bagi kehidupan Bangsa Indonesia, karena perjalanan panjang perjuangan bangsa untuk melepaskan belenggu penjajahan telah mencapai puncaknya.

“Oleh karena itu, sudah sewajarnya kita memberikan penghargaan dan penghormatan kepada para pendahulu bangsa yang telah berjuang demi bangsa. Nilai-nilai perjuangan yang dilahirkan pejuang memiliki sifat hakiki, lestari, luwes dan dinamis, sehingga relevan untuk dijadikan motivasi generasi penerus bangsa.  Melalui nilai-nilai itu kita akan mampu bertahan, luwes, dinamis, antisipasif dalam menghadapi berbagai ancaman keselamatan NKRI,” ujarnya.
 
Sementara itu, Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Laksdya Dr. Didit Herdiawan dalam sambutannya menyampaikan, Setelah 72 Tahun Indonesia merdeka, kini menjadi tugas kita untuk mengisi kemerdekaan.  Tugas kita saat ini dan ke depan bukan semakin ringan, tetapi semakin komplek dan dinamis.  

Hal ini seiring dengan perkembangan lingkungan strategis yang mau tidak mau, telah menjadi keniscayaan hadir di tengah kehidupan bangsa. Kita melihat fenomena merebaknya kejahatan lintas negara seperti narkoba, terorisme, perompakan di laut, dan separatisme yang menggalang dukungan Internasional, yang tentunya semakin menambah komplek dan dinamisnya tugas TNI ke depan.

”Tentara Nasional Indonesia (TNI) sebagai garda terdepan akan dituntut menjunjung tinggi komitmen selalu membela kepentingan dan hak masyarakat luas, termasuk dalam menyikapi fenomena yang terjadi.  Untuk itu, saya tekankan kembali kepada segenap prajurit maupun PNS jajaran TNI bahwa keberadaan kalian harus dapat memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat sekelilingnya,” tegasnya.
 
Perlu diketahui Komando Pertahanan Udara Nasional (Kohanudnas) adalah Komando Gabungan Khusus yang merupakan Kotama Utama Operasi TNI dengan komponen TNI AU sebagai kekuatan inti, diperkuat dan dibantu oleh unsur-unsur kekuatan Angkatan lain.  

Kohanudnas juga merupakan Komando Utama Pembinaan TNI AU yang berkedudukan langsung di bawah Panglima TNI dalam bidang pembinaan kesiagaan operasi dan pelaksanaan Operasi Pertahanan Udara, di wilayah udara nasional, dan Kasau dalam bidang pelaksanaan pembinaan administrasi dan kesiapan unsur TNI AU untuk operasi Hanud.

EDITOR : ARMAN R

Berita Terkait

Baca Juga