Sabtu, 21 Juli 2018 | 01:01:22 WIB

Pengabdian Tanpa Batas "Kisah Dibalik Bencana Alam di Pulau Taliabu"

Senin, 4 September 2017 | 00:18 WIB
Pengabdian Tanpa Batas

Praka Suhardin Wagola anggota Prajurit TNI dari Koramil 1509-03/Bobong sedang menggendong bayi yang terjebak banjir bandang di Desa Wayo, Kabupaten Pulau Taliabu, Provinsi Maluku Utara, Minggu (3/9). (FOTO: PENREM BABULLAH/LINDO)

TALIABU, LINDO - Banjir yang menggenangi puluhan rumah warga di Desa Wayo, Kabupaten Pulau Taliabu, Provinsi Maluku Utara, menyisakan sepenggal kisah dibalik bencana.

Beberapa dokumentasi hasil jepretan kamera handphone tampaknya cukup menggambarkan kisah heroik yang terjadi. Tampak dalam gambar tersebut Praka Suhardin Wagola anggota Prajurit TNI dari Koramil 1509-03/Bobong sedang menggendong bayi dibawah guyuran hujan ditengah genangan banjir.

Musibah banjir susulan pada 28 Agustus 2017 yang melanda Desa Wayo, Kabupaten Pulau Taliabu itu merendam rumah-rumah milik warga. Sedikitnya 40 Kepala Keluarga dievakuasi dimana salah satu keluarga yang memiliki seorang bayi sempat terjebak didalam rumah dan membutuhkan pertolongan segera.

Proses evakuasi sendiri melibatkan Prajurit TNI dan BPBD Kabupaten Pulau Taliabu berlangsung dramatis. Sebab air dari saluran air meluap dengan sangat cepat sehingga membuat warga panik dan ketakutan. Meskipun dengan peralatan seadanya serta alat keselamatan yang minim evakuasi itu berjalan dengan aman.

Dandim 1509/Labuha Letkol Infanteri Jhoni Widodo menjelaskan bahwa menjadi seorang Prajurit adalah merupakan ladang pengabdian tanpa batas dan sudah menjadi kewajiban TNI untuk senantiasa menjaga serta melindungi keselamatan rakyatnya termasuk dari ancaman bahaya bencana alam. (Faisal/Penrem 152)

Berita Terkait