Sabtu, 18 November 2017 | 18:58:57 WIB

Marcus/Kevin harus Puas jadi Runner-up Korea Terbuka

Minggu, 17 September 2017 | 18:36 WIB
Marcus/Kevin harus Puas jadi Runner-up Korea Terbuka

Pebulu tangkis ganda putra Indonesia Marcus Gideon (kanan) dan Kevin Sanjaya tertunduk setelah gagal mengembalikan kok ke arah ganda putra Denmark Kim Astrup dan Anders Skaarup Rasmussen pada babak pertama BCA Indonesia Open 2017 di Jakarta Convention Center, Jakarta, Rabu (14/6). (ANT/LINDO

JAKARTA, LINDO - Pasangan ganda putra Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo harus puas menjadi runner-up kejuaraan bulu tangkis Korea Terbuka 2017 setelah dijinakkan duet Denmark Mathias Boe/Carsten Mogensen di partai final, Minggu (17/9).

Berdasarkan laman resmi Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) yang dipantau di Jakarta, Minggu (17/9), pada partai puncak di SK Handball Stadium, Seoul tersebut, Marcus/Kevin masih harus mengakui keunggulan duet terbaik dunia saat ini tersebut selepas bertarung tiga gim selama 68 menit yang berkesudahan 19-21, 21-19, 15-21.

Ketatnya pertandingan partai final oleh kedua pasangan ini sudah terasa sejak awal gim pertama, dengan beberapa kali hasil imbang, namun di gim pembuka itu duet Denmark lebih dominan sehingga Marcus/Kevin harus rela melepaskan gim pembuka.

Berbekal kekalahan di gim pembuka, Marcus/Kevin mencoba bangkit di gim kedua. Pertandinganpun kembali berlangsung ketat, akan tetapi di gim kedua ini duet Indonesia berhasil lebih dominan dan menyudahi perlawanan Boe/Mogensen untuk memaksakan diadakannya gim penentu.

Sayang ketika memasuki game penentu, Marcus/Kevin beberapa kali melakukan kesalahan sendiri yang menguntungkan lawan. Keduanya berusaha sekuat tenaga mengimbangi permainan duet Denmark dan menyusul perolehan angka mereka.

Namun akhirnya usaha yang mereka lakukan belum cukup untuk menundukan Boe/Mogensen dan harus merelakan gelar juara jatuh ke tangan pasangan unggulan satu turnamen tersebut.

"Hari ini kami banyak melakukan kesalahan sendiri. Lawan jarang mematikan kami. Mungkin karena panik dan kurang tenang. Sementara mereka main safe dan tidak gampang mati," kata Kevin.

"Kami juga banyak terburu-buru ingin segera mematikan. Tapi akhirnya malah membuat kesalahan sendiri," ujar Marcus menambahkan.

Dengan hasil ini, Marcus/Kevin memperpanjang rekor kekalahannya atas Boe/Mogensen menjadi empat kali dalam lima kali pertemuan. Satu kemenangan itu dicatatkan Marcus/Kevin dalam turnamen China Terbuka 2016 di mana pasangan Indonesia unggul 21-18, 22-20 atas Boe/Mogensen.

Usai menyelesaikan misinya di Korea Terbuka 2017, Marcus/Kevin akan melanjutkan perjalanannya ke turnamen Super Series lainnya, yakni Jepang Terbuka yang mulai bergulir 19 September 2017 mendatang. Mereka berharap bisa meningkatkan performanya dan tampil lebih baik dari pertandingan kali ini.

"Selepas ini Jepang, ya kedepannya kami harus lebih berani, harus lebih melawan ngadu pukulan. Harus lebih baik lagi," ucap Kevin.

Meski tak bisa gagal di nomor ganda putra, Indonesia berhasil mengamankan dua gelar lainnya dari pasangan ganda campuran, Praveen Jordan/Debby Susanto dan tunggal putra Anthony Sinisuka Ginting yang mengalahkan rekannya sendiri, Jonatan Christie.

Indonesia tercatat membawa gelar terbanyak di turnamen ini. Sementara dua gelar lainnya diamankan oleh China melalui ganda putri, Huang Yaqiong/Yu Xiaohan dan India lewat Pusarla V Sindhi di tunggal putri. (ANT)

EDITOR : ALDY MADJIT

Berita Terkait

Baca Juga