Kamis, 18 Oktober 2018 | 23:18:56 WIB

Korem Babullah Ajak Masyarakat Malut Nonton Film G 30 S PKI

Kamis, 21 September 2017 | 01:07 WIB
Korem Babullah Ajak Masyarakat Malut Nonton Film G 30 S PKI

(FOTO: PENREM 152 BABULLAH/LINDO)

TERNATE, LINDO - Korem 152/Babullah berencana menggelar acara nonton bareng (nobar) pemutaran film tragedi pengkhianatan Gerakan 30 September Partai Komunis Indonesia atau yang dikenal dengan G 30 S/PKI yang akan dilaksanakan diseluruh Kabupaten/Kota se-Maluku Utara.

Kegiatan nobar itu akan dipusatkan di instalasi satuan jajaran TNI-AD, baik itu Kodim, Koramil dan jika memungkinkan di fasilitasi oleh pemerintahan maupun swasta.

Kegiatan pemutaran film G 30 S/PKI serentak dilaksanakan di seluruh Indonesia termasuk di Maluku Utara, khusus masyarakat Kota Ternate dan sekitarnya.

Kegiatan nobar akan dipusatkan di halaman Makodim 1501/Ternate Jalan Pahlawan Revolusi pada tanggal 30 September 2017 pukul 19.30 WIT serta dibuka untuk umum.

Maksud dan tujuan pemutaran film G 30 S/PKI sendiri merupakan bentuk edukasi kepada masyarakat tentang sejarah kelam pemberontakan, penghianatan dan upaya kudeta dari kelompok Partai Komunis Indonesia pada Tahun 1965 dimana pemberontakan tersebut merupakan kedua kalinya bagi bangsa ini.

Pemberontakan pertama terjadi pada tahun 1948 dan yang kedua pada tahun 1965 dimana secara keji dan bengis para PKI tersebut membunuh setiap orang yang dianggap menjadi penghalang bagi misinya termasuk para ulama, kiyai, santri dan masyarakat luas.

Tidak terhitung lagi jumlahnya dan pada puncaknya penculikan dan pembunuhan 7 Jenderal Angkatan Darat 1 Pamen dan 1 Pama kemudian jenazah mereka dimasukkan kedalam lubang buaya hingga akhirnya Rakyat bersama TNI bersatu menumpas PKI hingga ke akar-akarnya.

Dalam keterangannya Ws Kapenrem 152/Babullah Lettu Inf Heru Darujito menyampaikan nobar pemutaran film G 30 S/PKI selain merupakan instruksi langsung dari Panglima TNI juga sebagai early warning system bagi kita untuk mengingatkan kembali bahwa bangsa kita pernah mengalami masa kelam dan memilukan karena pengkhianatan PKI.

Dimana sebelumnya pemutaran film ini merupakan hal yang wajib ditayangkan oleh seluruh stasiun Televisi namun sejak era reformasi telah dihentikan.

Oleh karenanya untuk mengingatkan kembali serta mengenalkan kembali kepada generasi muda bahwa kejadian tersebut pernah ada serta tidak boleh terulang lagi untuk saat ini, esok dan selamanya.

Dalam kesempatan ini juga Kapenrem mengajak kepada seluruh masyakat Maluku Utara untuk hadir dan menyaksikan pemutaran film G 30 S/PKI yang diselenggarakan diseluruh Kab/Kota dan pelosok Maluku Utara. (Faisal/Penrem 152)

Berita Terkait