Selasa, 17 Juli 2018 | 04:45:55 WIB

Personel Markas Kohanudnas Mendadak Jalani Tes Urine

Senin, 25 September 2017 | 19:38 WIB
Personel Markas Kohanudnas Mendadak Jalani Tes Urine

(FOTO : PENKOHANUDNAS/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Personel Markas Komando Pertahanan Udara Nasional (Kohanudnas) Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (25/9) usai Upacara Bendera Mingguan mendapatkan arahakan yang tiba-tiba dari Panglima Kohanudnas (Pangkohanudnas) Marsda TNI Yuyu Sutisna S.E,M.M, di depan gedung Markas Kohanudnas.  

Dalam apel khusus tersebut hadir Kas Kohanudnas Marsma TNI Tamsil Gustari Malik dan pejabat lainnya, Pangkohanudnas memberikan beberapa perhatian seperti agenda tugas-tugas dan pekerjaan yang telah dilaksanakan, agenda tugas ke depan, menyikapi isu-isu nasional terkini dan puncaknya pelaksanaan tes urine bagi seluruh personel Markas Kohanudnas.

Pangkohanudnas Marsda TNI Yuyu Sutisna mengatakan, tes urine bertujuan untuk mengontrol dan memastikan kondisi personel Markas Kohanudnas tidak terindikasi penggunaan obat-obat terlarang/narkoba.

“Tes urine ini mendadak, tujuannya agar diketahui secara pasti bahwa personel Markas Kohanudnas benar-benar tidak menggunakan narkoba.  Saya percaya hingga kini tidak ada anggota Kohanudnas yang menggunakan narkoba," terang Marsda TNI Yuyu Sutisna.

Ke depan lanjutnya, satuan-satuan jajaran Kohanudnas seperti Kosekhanudnas dan Satuan Radar (Satrad) mudah-mudahan akan segera melaksanakan tes serupa.

"Sehingga tes ini akan memastikan bahwa kita sebagai aparat tidak ada yang menggunakan obat-obatan terlarang,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Kesehatan Kohanudnas Mayor Kes dr. Dian Mulyawan, Sp.M. menyampaikan, terdapat tujuh personel dari Badan Narkotika Nasional (BNN) di bawah AKP Agus Yulianto Danardono yang menjabat Pembimbing Teknis (Bimnis) pada Deputi Bidang Pemberdayaan Masyarakat sebagai tester.  

"Tim akan melaksanakan tes urine pada sekitar 400 personel menggunakan rapid tes urine untuk mengetahui terindikasi narkoba/tidak. Hasilnya akan diketahui dengan cepat setelah di tes. Namun apabila ada yang mencurigakan, guna memastikan urine yang terindikasi akan dibawa ke laboratorium BNN," jelas Mayor Kes dr. Dian Mulyawan, Sp.M.   

Sekitar 5-7 hari kemudian tambahnya, proses tes selesai yang dilaporkan melalui surat tertulis. Menurutnya, tes Urine di Markas Kohanudnas dilaksanakan bagi seluruh personel tidak terkecuali Pangkohanudnas, Kas Kohanudnas, asisten dan sahli pria serta wanita.

Tes dilaksanakan di toilet Ruang Rusmin Nuryadin, Markas Kohanudnas dengan pengawasan dari  personel-personel Polisi Militer.  

Masing-masing personel absen, selanjutnya membawa poturine, untuk mengambil sampel urinenya di toilet, setelah diperoleh diserahkan pada petugas dan mengisi absen penyerahan pot urine.

Berita Terkait