Selasa, 22 Mei 2018 | 05:40:05 WIB

Sejumlah Wilayah Minahasa Tenggara Alami Longsor

Rabu, 30 Desember 2015 | 01:21 WIB
 Sejumlah Wilayah Minahasa Tenggara Alami Longsor

ilustrasi - Evakuasi Korban Longsor Sejumlah petugas melakukan evakuasi korban tanah longsor di Dusun Ladungan, Desa Guntur Macan, Kecamatan Gunungsari, Gerung, Lombok Barat, NTB, Sabtu (19/12). (ANT/LINDO)

MINAHASA, LINDO - Sejumlah wilayah di Kabupaten Minahasa Tenggara Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) mulai mengalami longsor akibat meningkatnya curah hujan yang tinggi di daerah tersebut beberapa hari terakhir ini.

"Ini sudah masuk musim hujan, dengan tingkat curah hujan yang cukup tinggi dalam beberapa hari ini, dan berakibat terjadinya tanah longsor," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Minahasa Tenggara Joppie Mokodaser di Ratahan, Selasa (29/12).

Dirinya menuturkan dari informasi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Sulawesi Utara (Sulut), beberapa hari kedepan, hampir semua wilayah di Sulut termasuk Kabupaten Minahasa Tenggara bakal diguyur hujan ringan.

"Hari ini sampai beberapa hari ke depan, bakal turun hujan ringan di wilayah Ratahan dan sekitarnya," ungkapnya.

Lebih lanjut dikatakan Joppie, mengimbau masyarakat untuk terus waspada akan terjadinya bencana berupa longsor dan banjir.

"Masyarakat yang berada di wilayah Minahasa Tenggara, apalagi yang wilayahnya termasuk dalam wilayah rawan bencana, harus terus waspada," katanya.

Selain itu kata Joppie, pihaknya telah menetapkan wilayah Kabupaten Minahasa Tenggara siaga bencana sejak bulan November lalu, ketika peralihan cuaca dari musim kemarau ke musim hujan.

"Makanya BPBD telah menyiapkan tim khusus tanggap bencana, jika nantinya terjadi bencana, kita akan mengerahkan tim tanggap bencana ini, dengan memanfaatkan kekuatan yang ada di daerah," tandasnya. (ANT)

Berita Terkait