Minggu, 19 November 2017 | 17:27:35 WIB

Rumkital Dr. Mintohardjo Dapatkan Rekor Muri

Rabu, 27 September 2017 | 18:50 WIB
Rumkital Dr. Mintohardjo Dapatkan Rekor Muri

(FOTO : DISPENAL/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (Hut) ke-60 Rumah Sakit TNI AL (Rumkital) dr. Mintohardjo dan Hari Kesehatan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) tahun 2017, Rumkital dr. Mintohardjo menggelar Seminar dan Workshop 2nd Jakarta Emergency Care 2017.

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Kepala Dinas Administrasi Personel TNI Angkatan Laut (Kadisminpersal) Laksma TNI Tedjo Sukmono, yang dilaksanakan di atas  KRI Banjarmasin-592, di Dermaga Kolinlamil, Tanjung Priok, Jakarta Utara (Jakut,) Rabu (27/9).

Seminar dan Workshop 2nd Jakarta Emergency Care 2017 yang merupakan kali pertama dilaksanakan di atas Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) berlangsung mulai 27 - 28 September 2017 dengan bertemakan “Current Emergency Care  Disaster and Diabetes” yang diikuti sebanyak 408 peserta, diantaranya terdiri dari 200 orang dari pengemudi ojek Online Go - Jek, 120 orang dari umum dengan profesi sebagai dokter dan perawat, serta 88 orang dari TNI AL.  

Pada kegiatan seminar tersebut, yang telah digelar Rumkital dr. Mintohardjo mendapatkan penghargaan Museum Rekor Indonesia (MURI) yang telah memecahkan rekor seminar bencana untuk pertama kalinya dilaksanakan di atas kapal perang, yang diiikuti oleh pengendara ojek online terbanyak. Penghargaan tersebut langsung diserahkan oleh Manager Museum Rekor Indonesia (MURI) Jusuf Ngadri kepada Kadisminpersal.

Dalam sambutannya Kadisminpersal Laksma TNI Tedjo Sukmono menyampaikan, Rumkital dr. Mintohardjo mempunyai peran dan tanggung jawab untuk mencegah dan memitigasi resiko bencana melalui pelatihan-pelatihan penanganan korban bencana untuk meningkatkan kapasitas masyarakat, dalam hal ini para mitra Go - Jek yang saat ini bertambah banyak.

“Saya berharap kepada mitra Go - Jek dapat bertindak sebagai penolong pertama (First Responder) yang akan memberikan pertolongan pertama untuk menolong korban bencana maupun kecelakaan baik di jalan raya maupun di mana saja sebelum tim medis datang ke lokasi bencana.  Dengan demikian diharapkan korban dapat ditangani tanpa adanya morbiditas dan mortalitas untuk itulah pelatihan ini diadakan,” ungkap Laksma TNI Tedjo Sukmono.

Pada kesempatan tersebut Kepala Rumah Sakit TNI AL dr. Mintohardjo (Karumkital) Kolonel Laut (K) Dr Wiweka MARS, juga menjelaskan, tujuan dilaksanakannya pelatihan ini adalah untuk meningkatkan profesionalisme tenaga kesehatan (dokter dan perawat) di fasilitas kesehatan TNI AL wilayah Jakarta, meningkatkan profesionalisme tenaga kesehatan (dokter dan perawat) non TNI AL di wilayah Jabodetabek dan meningkatkan profesionalisme penolong pertama mitra Go - Jek dalam menangani korban bencana.

Dalam kegiatan ini menghadirkan beberapa pembicara, diantaranya Ketua Yayasan Ambulan 118, Pakar Traumatologi Dr. Aryono D. Pusponegoro SpB., KBD, Prof. DR. dr. M.Guritno S. SMHS., DEA, dr. Roy Panusunan Sibarani SpPD, KEMD., dan pembicara dari TNI AD, TNI AL, dan TNI AU.

EDITOR : ARMAN R

Berita Terkait

Baca Juga