Minggu, 22 Oktober 2017 | 07:51:34 WIB

Indonesia Dan Fiji Sepakati Perjanjian Kerja Sama Bidang Pertahanan

Senin, 2 Oktober 2017 | 00:08 WIB
Indonesia Dan Fiji Sepakati Perjanjian Kerja Sama Bidang Pertahanan

(FOTO : PUSKOMKEMHAN/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Republik Indonesia (RI) dan Republik Fiji menyepakati perjanjian kerja sama di bidang pertahanan yang dituangkan dalam “Agreement between the Republic of Indonesia and the Republic of Fiji on Cooperation in the Field of Defence”.

Perjanjian kerja sama tersebut ditandatangani oleh Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu bersama Menteri Pertahanan dan Keamanan Nasional Republik Fiji Hon. Ratu Inoke Kubuabola, Jumat (29/9) di kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta.

Penandatanganan Agreement tersebut merupakan tindak lanjut dari pertemuan bilateral antara Menhan RI dan Menhankam Fiji di Jakarta pada 4 November 2016 lalu, sekaligus menandai kelanjutan hubungan kerjasama pertahanan kedua negara ketingkat yang lebih strategis.

Menhan Ryamizard Ryacudu menjelaskan, lingkup kerjasama pertahanan yang tertuang dalam dokumen perjanjian yang telah disepakati kedua negaa tersebut mencakup :  Pertama, pertukaran kunjungan antar badan pertahanan dan angkatan bersenjata. Kedua, dialog dan konsultasi bilateral secara berkala mengenai isu- isu pertahanan dan militer yang strategis yang menjadi perhatian bersama.

Ketiga, peningkatan kapasitas dalam bidang pertahanan dan militer melalui seminar, lokakarya, program pelatihan dan pendidikan.  Keempat, pertukaran intelijen mliter dan Kelima, peningkatan kerjasama dalam bidang industri pertahanan antara lain melalui kerja sama alih teknologi, penilitian bersama, produksi dan pemasaran bersama serta menjamin mutu bersama.

Menurut Menhan, Indonesia memandang Fiji sebagai negara yang penting di kawasan Pasific Selatan yang secara konsisten telah menunjukan dukungannya terhadap kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Kerjasama Indonesia dan Fiji yang positif dapat dilihat dari kebijakan Fiji yang selalu mendukung keutuhan wilayah NKRI dan tidak mendukung upaya - upaya kearah kemerdekaan dan pemisahan Papua dari wilayah Indonesia.  Komitmen ini menjadikan Fiji sebagai mitra strategis Indonesia di kawasan Pasific,” terang Ryamizard Ryacudu.

Ia berharap, apa yang telah dicapai oleh Kementerian Pertahanan (Kemhan) dari kedua negara akan membawa dampak yang lebih positif bagi perkembangan kerjasama di bidang pertahanan antara kedua negara.

Implementasi dari penandatangan hari ini diharapkan akan dapat turut meningkatkan kemampuan dan kapabilitas pertahanan kedua negara. “Kemhan selalu memberikan perhatian terhadap kerjasama pertahanan antara Indonesia dan Fiji.  Guna memudahkan koordinasi kerjasama pertahanan negara, saya akan mendorong untuk segera dibuka dan ditempatkan Atase Pertahanan Indonesia di Fiji,” ungkap Menhan.

EDITOR : ARMAN R

Berita Terkait

Baca Juga