Selasa, 12 Desember 2017 | 01:55:38 WIB

Menhub Tinjau Kesiapan Jalur KA Rangkasbitung

Selasa, 3 Oktober 2017 | 19:52 WIB
Menhub Tinjau Kesiapan Jalur KA Rangkasbitung

Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi, melakukan kunjungan kerja ke Stasiun Solo Balapan, Sabtu (1/4). (FOTO: TRIBUN/LINDO)

RANGKASBITUNG, LINDO - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meninjau jalur kereta api (KA) Rangkasbitung, Provinsi Banten. Sedangkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga dijadwalkan berangkat dari Stasiun Bogor, Jawa Barat, Rangkasbitung.

Budi bergerak dari Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa, pada pukul 13.00 dan tiba pukul 15.00 di Stasiun Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten.

Budi bersama Direktur PT Kereta Api Indonesia Edi Sukmoro memeriksa kesiapan, baik jalur maupun fasilitas yang berada di stasiun.

"Bapak Presiden akan ke Rangkasbitung menggunakan KA dari Bogor, direncanakan berangkat pukul 07.00 pagi dan menempuh waktu antara tiga hingga 3,5 jam," katanya.

Dia mengatakan Stasiun KA Rangkasbitung merupakan salah satu stasiun peralihan kereta-kereta dari arah Barat menuju Jakarta, jadi perannya sangat penting.

"Nanti kita jadikan ini tempat peralihan kereta, bisa dengan menggunakan kereta rel listrik," katanya.

Dia mengimbau kecintaan Presiden Jokowi terhadap moda transportasi kereta api perlu ditiru oleh masyarakat.

"Saya sangat senang karena Presiden membuktikan kecintaannya terhadap kereta, bahwasanya menggunakan kereta sebagai angkutan perkotaan itu suatu yang baik sekali. Apalagi, kereta sudah lebih dari 1,040 juta penumpang sehari. Kalau kita tingkatkan segala macamnya bisa menjadi dua hingga tiga juta penumpang," demikian Budi Karya Sumadi.

Sementara itu, Direktur Utama KAI Edi Sukmoro mengatakan pihaknya tengah membenahi tuang tunggu, area parkir dan akan menambah peron.

"Besok kalau Presiden datang, pengembangan stasiun ini harus segera dilakukan, ruang tunggu harus diperluas dan diperbaiki, serta tempat parkir dibereskan," katanya.

Saat ini peron belum memadai untuk rangkaian 12 kereta, namun ia mengatakan akan segera dilakukan pembangunan.

"Termasuk kalau sudah stamformasi 12 kereta. Kalau belum, kita tambah, tapi itu cepat," katanya. (ANT)

EDITOR : ALDY MADJIT

Berita Terkait

Baca Juga