Senin, 11 Desember 2017 | 18:10:46 WIB

Prajurit TNI AD Berikan Kepedulian Sosial dan Mendidik Anak-anak di Pelosok

Kamis, 12 Oktober 2017 | 20:45 WIB
Prajurit TNI AD Berikan Kepedulian Sosial dan Mendidik Anak-anak di Pelosok

Dua prajurit TNI AD sedang memberikan mata pelajaran pada anak-anak di pos Satgas Yonif RK 732/Banau di Kecamatan Lede, Kabupaten Pulau Taliabu, Provinsi Maluku Utara, Rabu (11/10). (FOTO: PENREM BABULLAH/LINDO)

TALIABU, LINDO - Kiprah Prajurit Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI-AD) yang ada di Satuan Penugasan (Satgas) Operasi Pengamanan Daerah Rahwan (Ops Pamrahwan) Maluku dan Maluku Utara dari Yonif RK 732/Banau memang sungguh luar biasa. Mereka tak hanya mahir dibidang taktik dan tehnik militer saja, namun mereka juga mampu menjadi tenaga pendidik di pelosok-pelosok daerah seperti di Kecamatan Lede, Kabupaten Pulau Taliabu, Provinsi Maluku Utara.

Satuan Setingkat Kompi (SSK) III Satgas Ops Pamrahwan Yonif RK 732/Banau yang berada di Kecamatan Lede setiap sore dan malam hari mereka membuka Posnya untuk dijadikan tempat belajar bagi anak-anak masyarakat Lede yang belum lancar baca dan menulis.

Tidak hanya itu, Kapten Infanteri Ruslan Buton selaku Komandan SSK III tak segan-segan membagikan ilmunya untuk mengajar mengaji bagi anak-anak yang belum menghafal al-quran.

Tampak wajah-wajah polos dari anak-anak yang belajar di Pos Satgas saling berceloteh seperti suadari Afni salah seorang anak warga Lede yang juga ikut belajar di Pos Satgas menyampaikan "Terimakasih Pak TNI, sekarang kami tak buta huruf lagi," ujarnya.

Apa yang dilakukan oleh Prajurit Banau ini merupakan suatu bentuk kepedulian sosial dimana mereka melihat banyak anak-anak Lede yang masih belum lancar Calistung (membaca, menulis dan berhitung) sehingga timbul inisiatif para Prajurit tersebut untuk mempelopori usaha guna mencerdaskan kehidupan bangsa dengan membuka Pos Satgas sebagai tempat pendidikan kedua bagi anak-anak Lede.

Saat dihubungi awak media melalui Ponselnya Danyonif RK 732/Banau Letkol Infanteri Raymond Sitanggang mengatakan bahwa seluruh Prajuritnya sebelum berangkat bertugas sudah dibekali berbagai macam kemampuan, keterampilan maupun pengetahuan pada saat Latihan Pratugas, sehingga pada pelaksanaan di medan tugas yang sebenarnya mereka sudah tidak canggung lagi.

"Saya berharap keberadaan Prajuritnya disuatu daerah selain menjaga kedaulatan NKRI juga mampu menjadi motivator bagi masyarakat setempat sehingga hal ini diharapkan mampu mewujudkan kemanunggalan TNI-Rakyat," tandas Raymond Sitanggang. (Faisal/Penrem 152)

EDITOR : SUPRIYANTO

Berita Terkait

Baca Juga