Senin, 11 Desember 2017 | 18:24:02 WIB

Suasana Haru Warnai Pelepasan Letkol Inf Wahyu Yudhayana

Jum'at, 13 Oktober 2017 | 00:46 WIB
Suasana Haru Warnai Pelepasan Letkol Inf  Wahyu Yudhayana

(FOTO : KODIM0503/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Suasana haru mewarnai upacara pelepasan pejabat lama Komandan Kodim (Dandim) 0503/Jakarta Barat (JB) Letkol Inf Wahyu Yudhayana.  Upacara tersebut dihadiri seluruh pimpinan Musyawarah Pimpinan Kota (Muspiko) Jakarta Barat (Jakbar), dan Dandim 0503/JB baru Letkol Kav Andre Henry Masengi, di lapangan sebelah Makodim 0503/ JB, Grogol, Jakarta Barat (Jakbar), Kamis (12/10).

Suasana meriah mengiringi upacara pelepasan, dihadiri tidak kurang dari seribu undangan. Pada saat menyampaikan pidato perpisahannya, Letkol Inf  Wahyu berpesan agar anggota jajaran Kodim 0503/JB terus menjaga kekompakan serta mempertahankan  berbagai prestasi yang telah diraih selama ini.

"Ada banyak prestasi yang mungkin tidak bisa saya sebutkan satu persatu. mulai  keberhasilan menciptakan perkebunan hidroponik dan aquaponik yang sangat fenomenal, masuk dalam perjalanan penilaian akhir lomba Binter, serta prestasi-prestasi lainnya.  Ini bukan prestasi saya secara pribadi, tetapi prestasi dari seluruh jajaran prajurit, ASN, serta ibu-ibu Persit Kodim 0503/JB.  Pertahankan itu semua bersama Letkol Kav Andre Henry, yang akan menjadi komandan kalian yang baru," ujar Letkol Inf Wahyu.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh prajurit anggota Kodim, jajaran Muspika, tokoh agama dan tokoh masyarakat, apabila selama bertugas ia khilaf melakukan kesalahan ataupun hal-hal lain  yang membuat  ada pihak-pihak yang merasa tersinggung atau tersakiti.  "Dengan hati tulus, saya memohon maaf," ucap Wahyu.

Sontak permintaan maaf Wahyu membuat sejumlah prajurit, dan ASN tak kuasa menahan air mata mereka.  Di balik ketegasannya, Letkol Inf  Wahyu juga dikenal sebagai komandan yang sangat memperhatikan para prajurit dan keluarganya.  Tak terhitung berbagai upaya Wahyu untuk membantu para anggota dan keluarganya.

"Beliau komandan tidak hanya di komando, tetapi juga dalam keseharian. Beliau banyak membantu prajurit dan keluarga. Mulai dari membantu biaya berobat, biaya pendidikan, hingga bantuan-bantuan lainnya. Tak heran jika semua prajurit merasa kehilangan sosok komandan, sekaligus ayah bagi mereka dan keluarga," ujar Danramil Tamansari Mayor Inf Rohani dengan suara terbata-bata, saat diminta tanggapannya soal sosok Wahyu Yudhayana.

Sementara itu, Walikota Jakbar Anas Efendi yang juga terlihat sangat terharu,  mengaku sangat mengapresiasi apa yang dilakukan Letkol Wahyu, selama menjabat sebagai Dandim 0503/JB.

"Seorang prajurit sekaligus komandan pekerja keras. Pendekatannya terhadap unsur-unsur Muspika juga patut diacungi jempol. Hal ini berimbas pada kekompakan dan kerjasama yang solid.  Imbasnya, wilayah Jakbar menjadi salah satu wilayah yang paling  kondusif, termasuk saat Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) lalu yang begitu panas," ujar Anas seraya menambahkan ia sengaja mengerahkan seluruh lurah dan camat untuk datang ke acara pelepasan Letkol Wahyu, sebagai bentuk penghargaan dan penghormatan.

Suasana haru kian tak tertahan, saat diujung upacara, para prajurit untuk terakhir kali mengawal dan  mengantar Wahyu dan istri menuju mobil yang akan membawanya meninggalkan Makodim 0503/JB, yang dalam setahun terakhir ini, menjadi  tempat pengabdiannya.

EDITOR : ARMAN R

Berita Terkait

Baca Juga