Senin, 22 Oktober 2018 | 21:52:33 WIB

Polda Malut dan Unkhair Ternate Buat MoU Soal Ahli Pidana dan Kamtibmas

Rabu, 18 Oktober 2017 | 17:38 WIB
Polda Malut dan Unkhair Ternate Buat MoU Soal Ahli Pidana dan Kamtibmas

Kapolda Maluku Utara Brigjen Polisi Ahmad Juri (kiri) dan Rektor Universitas Khairun Ternate Profesor Dr Husen Alting (kanan) memberikan pernyataan pada wartawan di Universitas Kahirun Ternate, Maluku Utara, Rabu (18/10). (FOTO: SALIM/LINDO)

TERNATE, LINDO - Kepolisian Daerah Provinsi Maluku Utara (Polda Malut) dan Universitas Khairun Ternate (Unkhair), Pada Rabu (18/10) pagi melakukan penandtanganan kerjasama dalam bentuk Memorandum Of Understanding (MoU) dalam bidang ahli pidana dan keamanan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Penandatanagan itu dilakukan oleh Kapolda Maluku Utara Brigjen Polisi Ahmad Juri dan Rektor Universitas Khairun Ternate Profesor Dr Husen Alting di Universitas Kahirun Ternate, Maluku Utara.

Kapolda Malut Brigjen Polisi Ahmad Juhri kepada wartawan mengatakan pihaknya menjalin kerjasama dengan Universitas Hairun Ternate dalam rangka membantu tugas dan tanggung jawab sebagai pejabat negara guna memberikan pengabdian terhadap masyarakat.

"Lewat kerjasama yang dilakukan hari ini maka pihaknya berharap agar hal tersebut bisa memberikan manfaat yang baik. Bentuk kerjasama ini seperti Tridharma Perguruan Tinggi sebab nantinya ada penelitian dari mahasiswa ke Polda Malut yang nantinya kita akan terima. Kemudian Kamtibmas dan saksi ahli pidana saksi ahli bahasa juga dari Unkhair, kemudian ahli dalam suatu tes rekrutmen juga diunduh dari unkhair Ternate," katanya.

Sementara itu, Rektor Unkhair Ternate Husein Alting menegaskan kerjasama antara dua lembaga ini sudah terjalin sebelumnya, sehingga keduanya bersepakat untuk melakukan ulasan review dan kemudian melegalkan dalam bentuk MoU.

"Banyak hal yang terdapat di dalam isin MoU ini, prinsipnya dengan MoU ini kita dapat membangun daerah ini dengan baik dan meningkatkan sumber daya manusia, termasuk saling memberikan bantuan yang sama-sama bisa menguntungkan antara kedua belah pihak," ungkapnya.

Terkait dengan bantuan ahli hukum dan ahli bahasa dari Unhair Rektor berharap agar ke depannya pihaknya juga bisa memberikan ahli sipil dan kemudian bisa menggunakan laboratorium untuk kebutuhan kedua belah pihak.

"Masih banyak lagi dalam hal kerjasama, namun pada intinya apa yang menjadi kebutuhan Polda pihaknya bisa memfasilitasi dan sebaliknya kebutuhan unkhair Polda Malut juga bisa memperhatikan," tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Husein Alting berharap dengan adanya kerjasama ini bisa mencegah radikalisme di kalangan mahasiswa, khususnya di Unkhair Ternate.

"Kami berharap adanya kerjasama ini Polda dan Unkhair bisa mencegah radikalisme di kalangan mahasiswa khususnya di Universitas Khairun Ternate. Hal itu sangat kami butuhkan karena komitmen kampus harus menghentikan semua kekerasan," tutupnya. (SALIM HARIS)

Berita Terkait