Senin, 20 November 2017 | 14:24:21 WIB

Menko Maritim Buka Event WIFT di Halsel

Rabu, 25 Oktober 2017 | 20:49 WIB
Menko Maritim Buka Event WIFT di Halsel

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan (tengah) bersama Gubernur Malut Adul Gani Kasuba, Pangdam Pattimura Mayjen TNI Doni Monardo, Kapolda Malut Brigjen Pol Achmad Juri, Ketua Panitia Nasional Rokhmin Dahuri, Bupati Halsel dan sejumlah pejabat lainnya saat membuka acara event WIFT 2017, di Halsel, Maluku Utara, Rabu (25/10). (FOTO: FAISAL/LINDO)

HALSEL, LINDO - Pembukaan Widi International Fishing Tournament (WIFT) Tahun 2017 yang dipusatkan di Pelabuhan Babang, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) disambut meriah oleh warga masyarakat untuk mensukseskan event berskala nasional ini.

"Event ini sangat luar biasa, WIFT juga akan menjadi event internasional yang dilaksanakan setiap tahun,” tutur Menteri Koordinator dan Kemaritiman (Menko Maritim) Luhut Binsar Panjaitan sekaligus membuka dengan resmi acara event WIFT Tahun 2017, di Halsel, Maluku Utara, Rabu (25/10).

Dalam sambutannya Luhut menyatakan kekayaan kita sangat banyak, tapi kita kurang tata, sekarang kita tata satu-satu, penataan itu kita perlu kerja keras dari semua pihak termasuk unsur masyarakat dan memerlukan kesungguhan dari kita semua.

"Bapak Presiden juga telah mengingatkan kepada kita semua agar kita membangun Indonesia dengan kompak, saya juga baru tahu bahwa di Halsel ini ada arus laut lima meter per detik, artinya potensi listrik laut seperti yang ada di Flores itu tiga meter per detik kita bisa membuat 300 per detik dan pertama kita akan membuat 30 mega watt," ungkap Luhut.

Oleh karena itu, kata Luhut pihaknya akan membuat akuntabel atau budidaya disini, termasuk membuat jaring disini, yang penting siapa pun yang datang berinvestasi disini, studinya sudah ada, dan nanti dari 30 mega watt eloknya menjadi 15 mega watt. Daerah ini sangat kaya, makanya  harus mengeksploitasi dengan baik.

"Disini juga saya lihat ada pabrik nikel, sehingga saya meminta kepada bapak Gubernur agar dapat memeriksa pembuangan limbahnya agar tidak mencemari lingkungan,” ujarnya.

Luhut menambahkan, kedatangan turis juga menjadi penghasil terbesar bagi negara, pada tahun 2019 pemerintah menargetkan penerimaan paling besar berasal dari kedatangan turis.

"Kita harus berani menerima pendatang agar kita lebih terintegrasi dan Indonesia terlihat lebih maju dan Indonesia menjadi hebat, kita jangan mempersoalkan perbedaan, tapi kita jaga kebersamaan,” paparnya.

Ketua Panitia Nasional Rokhmin Dahuri dalam sambutannya menyampaikan acara Widi International Fishing Tournament adalah kegiatan lomba mancing yang akan diikuti oleh 13 team dari 12 negara, dan 38 team dari 14 propinsi yang ada di Inonesia.

"Jumlah peserta 352 orang dan acara ini akan berlangsung dari tanggal 25 hingga tanggal 29 Oktober 2017 untuk memperebutkan Piala Bergilir Republik Indonesia," ungkapnya.

Dalam acara itu juga dihadiri oleh Menko Maritim Luhut Binsar Panjaitan, Gubernur Maluku Utara, KH Abd Gani Kasuba, para Bupati dan Walikota se Maluku Utara, Pangdam Patimura, Kapolda Malut, dan ribuan undangan yang memenuhi Pelabuhan Babang, di Pulau Bacan, Halteng, Malut.

(FAISAL)

EDITOR : ALDY MADJIT

Berita Terkait

  1. TravisRof10 November 2017 | 23:35

    autocad 2017 activation key autocad lt autocad 2011 download 64 bit autocad lt 2018 autocad 2013 student download

  2. VictorTup

    viagra on line italia generico cheap viagra priligy viagra together buy viagra online can you get prescription viagra walk clinic

Baca Juga