Selasa, 17 Juli 2018 | 20:18:09 WIB

Semarak Indonesia Jaya 2017, Lanud Ats Adakan Penyuluhan Narkoba

Senin, 20 November 2017 | 20:49 WIB
Semarak Indonesia Jaya 2017, Lanud Ats Adakan Penyuluhan Narkoba

(FOTO : PENLANUDATS/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Tim Badan Narkotika Nasional (BNN) yang dipimpin oleh Direktur Advokasi Badan Narkotika Nasional (BNN) Ibu Yunis Farida Oktoris, melaksanakan kegiatan penyuluhan bahaya narkoba, di Pangkalan Udara (Lanud) Atang Sendjaja (Ats), di Hanggar Skadron udara 6, Bogor, Senin (20/11).

Penyuluhan tentang bahaya narkoba ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Semarak Indonesia Jaya 2017 dan Hari Ulang Tahun (Hut) ke 61 PIA Ardhya Garini, diikuti oleh ratusan Personel Lanud Ats, Wingdikum, Satuan Bravo Paskhas dan Kompi Senapan C Yon 461 Paskhas serta Muspika Kecamatan Kemang Bogor dan para siswa SMK Penerbangan Angkasa Bogor.

Komandan Lanud (Danlanud) Ats Marsma TNI Irwan Is Dunggio dalam sambutannya mengatakan, menyambut gembira pelaksanaan penyuluhan ini karena merupakan salah satu sarana untuk menambah wawasan dan pengetahuan, khusus mengenai narkoba serta bahayanya bila digunakan.

Menurutnya, narkoba merupakan masalah sosial yang sangat dekat dengan lingkungan kita. "Kalau kita mencermati perkembangan saat ini, sebagaimana dikatakan Presiden Joko Widodo, bahwa negara kita berada dalam kondisi “darurat” narkoba karena pangsa pasar peredarannya di Indonesia sangat tinggi, dan selalu muncul jenis-jenis baru. 

Oleh karenanya, dampak dari pemakaian narkoba ini tidak saja membawa kerugian bagi masyarakat, tetapi menimbulkan kekhawatiran kita semua tentang masa depan generasi bangsa Indonesia selanjutnya apabila tidak diantisipasi secara dini.

“Untuk itu, kepada segenap peserta ceramah, saya berharap kesempatan ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik mungkin sehingga kita dapat melakukan proteksi diri seawal mungkin agar tidak tercemar maupun tersentuh narkoba” pintanya.

Sementara itu Ibu Yunis Farida Oktoris dari BNN menyampaikan, langkah pertama dalam upayakan untuk mengatasi darurat narkoba adalah untuk dengan melakukan upaya perpentif salah satunya adalah harus melakukan kegiatan pencegahan secara massif, salah satunya seperti di TNI Angkatan Udara yang mana sebagai sasaran utama juga harus mengkampanyekan untuk stop narkoba jadi kita harus seimbang antara aidemen dan suplay. “Aidemen ini yang penting untuk dilakukan yaitu pencegahan secara masif intinya seperti itu,” ungkapnya

Lebih lanjut dikatakan kenapa Indonesia darurat narkoba karena situasinya yang mana sudah semakin hari semakin permasalahnya semakin banyak sekali, pengedaranya banyak dan upayanya kurang, inilah yang dikatakan darurat narkoba yang mana peredaran narkoba marak di indonesia. 

“Oleh sebab itu pihak TNI baik itu TNI AU ,TNI AD dan TNI AL harus kita sinergikan bersama, karena ngak mungkin kita dari BNNdapat bekerja sendiri, oleh karenanya BNN bersama TNI terus besinergi untuk bersama memberantas Narkoba” jelasnya.

Hadir pada acara penyuluhan tersebut Komandan Wingdikum Kolonel Nav I. Nyoman Suadnyana, Komandan Satuan Bravo 90 Paskhas Kolonel Pas Dodi Irawan, Komandan Wing 4 Kolonel Pnb Hendro Arif, para pejabat Lanud Ats, Ketua Pia AG Bakorcab Bogor Ny. Irwan Is Dunggio, para Ketua PIA Cabang dan pengurus dan para Muspika di Kabupaten Bogor serta siswa-siswi SMK Penerbangan Angkasa Bogor.

Berita Terkait