Rabu, 18 Juli 2018 | 17:55:11 WIB

Jabatan Panglima TNI - Presiden Jokowi Tunjuk Kasau Marsekal TNI Hadi Tjahjanto

Senin, 4 Desember 2017 | 12:43 WIB
Jabatan Panglima TNI - Presiden Jokowi Tunjuk Kasau Marsekal TNI Hadi Tjahjanto

Pelantikan Marsekal TNI Hadi Tjahjanto sebagai Kasau. (FOTO: PUSPEN TNI/LINDO)

JAKARTA, LINDO – Presiden Joko Widodo menjatuhkan pilihannya kepada Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Hadi Tjahjanto sebagai Panglima TNI menggantikan Jenderal Gatot Nurmantyo. Surat rekomendasi pergantian sudah disampaikan kepada pimpinan DPR.

Surat tersebut diantarkan oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno kepada Wakil Ketua DPR Fadli Zon sekitar pukul 09.00 WIB, Senin, 4 Desember 2017. Rekomendasi pergantian Panglima TNI diproses DPR pada masa sidang mendatang.

“Mensesneg Profesor Pratikno menyampaikan surat dari Presiden tentang rencana pemberhentian dengan hormat Panglima TNI Gatot Nurmantyo, dan rencana untuk pengangkatan atau pergantian kepada Marsekal TNI Hadi Tjahjono sebagai Panglima TNI yang baru,” kata Fadli di Kompleks Parlemen Senayan Jakarta, Senin, 4 Desember 2017.

Rencana pergantian Panglima TNI dilakukan lantaran Jenderal Gatot yang memasuki masa pensiun pada Maret 2018 mendatang.

Menurut Fadli, pembahasan pergantian tongkat estafet pimpinan TNI diperkirakan rampung sebelum masa reses atau pada akhir bulan ini.

“Surat tadi saya terima dan juga diserahkan kepada Plt sekjen DPR untuk kita proses,” ujar Fadli.

Pilihan Presiden menunjuk Hadi sebagai Panglima TNI merupakan hak prerogratif.

Fadli menuturkan DPR, khususnya Komisi I, akan melalukan uji kelayakan atau fit and proper test pada Hadi sebelum dilantik Presiden Jokowi.

“Dalam surat juga disampaikan keinginan untuk dibahas (Komisi I DPR) dalam waktu tidak terlalu lama,” ucap politikus Gerindra ini.

Nama Marsekal Hadi Tjahjanto menjadi pilihan Presiden Joko Widodo sebagai calon Panglima TNI menggantikan Jenderal Gatot Nurmantyo yang akan memasuki masa pensiun pada Maret-April 2018. Hadi satu-satunya nama yang disodorkan Presiden Jokowi pada DPR.

Hadi merupakan perwira tinggi lulusan Akademi Angkatan Udara tahun 1986 dan Sekolah Penerbang TNI AU 1987. Usia Hadi saat ini 53 tahun.

Karier suami Nanik Istumawati itu bisa dibilang cukup cemerlang. Dia meraih tiga bintang lebih cepat meninggalkan para seniornya. Dalam waktu tiga tahun Hadi tercatat dua kali mendapat promosi.

Pada Oktober tahun lalu pria kelahiran Malang, 8 November itumendapat promosi dari Sekretaris Militer Presiden menjadi Irjen Kementerian Pertahanan. Dalam kurun waktu tiga bulan, Hadi tercatat dua kali mendapat promosi jabatan.

Hadi meraih bintang satu saat didapuk menjadi Direktur Operasi dan Latihan Basarnas (Dirops dan Lat Basarnas) 2011-2013. Lalu dia ditempatkan sebagai Kepala Dinas Penerangan TNI AU 2013-2015 dan Komandan Lanud Abdulrachman Saleh 2015.

Tak lama di sana, bapak dua anak ini mendapat promosi ketika menduduki posisi Sekretaris Militer Presiden 2015-2016. Menjadi Sekmil kurang lebih satu tahun, Hadi dipromosikan menjadi Irjen Kemhan tahun 2016 lalu diangkat menjadi Kepala Staf TNI AU (Kasau).  (POROAKSI/MERDEKA)

Berita Terkait