Selasa, 12 Desember 2017 | 09:28:05 WIB

Gatot Nurmantyo: Pilihan Presiden Pada Marsekal TNI Hadi Tjahjanto Sudah Tepat

Kamis, 7 Desember 2017 | 00:18 WIB
Gatot Nurmantyo: Pilihan Presiden Pada Marsekal TNI Hadi Tjahjanto Sudah Tepat

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo (kanan) bersama calon Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto memberikan salam komando saat mengikuti pelaksanaan Fit and Proper Test di Komplek DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (6/12). (FOTO: PUSPEN TNI/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Presiden Joko Widodo sangat tepat menunjuk Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Hadi Tjahjanto sebagai Panglima TNI, karena sesuai persyaratan pernah menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan.

Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo dihadapan awak media sebelum pelaksanaan Fit and Proper Test Marsekal TNI Hadi Tjahjanto sebagai calon Panglima Tentara Nasional Indonesia bertempat di Lobi Gedung Nusantara II, Komplek DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (6/12).

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo  mengatakan bahwa Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dipilih oleh Presiden Jokowi untuk menjadi Panglima TNI karena masa dinas militernya masih panjang untuk menghadapi tantangan tugas ke depan khususnya mengawal pesta demokrasi, yang akan berlangsung pada tahun 2018 dan 2019.

“Ini suatu kebanggaan dan saya yakin Pak Hadi mampu untuk memimpin khususnya menghadapi tahun politik yang memerlukan perhatian lebih, mengingat konstelasi politik sangat tinggi dibeberapa daerah.  TNI bisa menjadi penengah, kuncinya TNI netral dan Pak Hadi sudah paham mengenai hal itu,” ungkap Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengemukakan bahwa kehadirannya bersama Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Mulyono dan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Ade Supandi ke Gedung DPR/MPR RI  untuk mengantarkan Marsekal TNI Hadi Tjahjanto yang akan menjalani Fit and Proper Test calon Panglima TNI.

“Hal ini sebagai wujud bahwa Jenderal TNI Mulyono dan Laksamana TNI Ade Supandi siap dipimpin oleh Marsekal TNI Hadi Tjahjanto setelah dilantik oleh Presiden RI menjadi Panglima TNI,” ujarnya.

Panglima mengakui bahwa dirinya merasa bangga, karena diantara Kepala Staf Angkatan menjadi Panglima TNI. Dalam kesempatan itu Panglima menegaskan dirinya siap menyerahkan tongkat komando pada juniornya.

“Saya sebagai Panglima merasa bangga, bahwa diantara Kepala Staf Angkatan menjadi Panglima TNI. Setelah dilantik oleh Presiden RI, saya dengan tulus ikhlas akan menyerahkan tongkat komando dan siap mendampingi Pak Hadi apabila diperlukan sesuai dengan petunjuk Presiden,” kata Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.

Dalam kesempatan tersebut Panglima TNI menyampaikan meskipun Jenderal TNI Mulyono dan Laksamana TNI Ade Supandi sebagai senior, akan tetap loyal dibawah kepemimpinan Marsekal TNI Hadi Tjahjanto. 

“Ini menjadi penting, menunjukkan kesiapannya dipimpin oleh junior.  Secara akademik, Kasad dan Kasal merupakan lulusan pendidikan militer tahun 1983, sedangkan Kasau lulus pendidikan militer tahun 1986,” tutupnya. (Badar/Puspen TNI)

EDITOR : AHMAD DAILANGI

Berita Terkait

Baca Juga