Selasa, 12 Desember 2017 | 09:24:18 WIB

Pulau Miangas Dipilh Sebagai Puncak Kegiatan Bakti TNI AL Wilayah Perbatasan

Kamis, 7 Desember 2017 | 15:21 WIB
Pulau Miangas Dipilh Sebagai Puncak Kegiatan Bakti TNI AL Wilayah Perbatasan

(FOTO : DISPENAL/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Pulau Miangas Kabupaten Kepulauan Talaud, Propinsi Sulawesi Utara (Sulut) dipilih sebagai lokasi puncak kegiatan Operasi Bhakti Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) Wilayah Perbatasan tahun 2017, yang mengangkat tema “Melalui Bhakti TNI AL TA 2017, Kita Tingkatkan Kesehatan, Kesejahteraan dan Pendidikan Masyarakat, Percepatan Pembangunan Daerah Perbatasan serta Peningkatan Pertahanan Nasional dalam rangka Mendukung Pertahanan Negara”.

Komandan Lantamal VIII Laksma TNI Ahmadi Heri Purwono beserta rombongan, diantaranya Kadispotmar Mabesal Brigjend TNI (Mar) I Ketut Suarya dan Komisaris Utama Surya Citra Mandiri (SCM) Letjend TNI (Purn) Suyono, tiba di Bandara Miangas dengan menggunakan pesud TNI AL CN-235 disambut dengan tarian adat dan pengalungan bunga, selanjutnya rombongan meninjau hasil fisik pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan pembangunan tandon.

Seluruh rombongan menuju kantor balai Desa Miangas untuk penyerahan secara simbolis hasil kegiatan fisik dan bantuan kunci RLTH oleh Danlantamal VIII kepada Ibu Helena Matama.

Sementara itu bangunan balai desa, tandon air, dan fasilitas Mandi Cuci Kakus (MCK) oleh Komisaris Utama SCM kepada Kepala Desa Miangas di wakili Sekertaris Desa.

Selain itu diberikan juga batuan  paket sekolah dan paket buku untuk SD, SMP, SMK kepada siswa/siswi sekolah.  Pada kesempatan ini pula Kadispotmar Mabesal menyerahkan selimut dan handuk kepada Kepala Puskesmas Miangas, serta penyerahan paket sembako kepada warga.

Kasal Laksamana TNI Ade Supandi, S.E., M.A.P, dalam sambutan yang dibacakan Danlantamal VIII mengatakan, Operasi Bakti TNI AL di Pulau Miangas merupakan program kerja TNI AL yang bertujuan untuk membangun wawasan kebangsaan dan bela negara serta upaya menjaga stabilitas nasional sekaligus turut serta menyukseskan program pemerintah dalam percepatan pembangunan di daerah perbatasan laut, peningkatan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat serta peduli lingkungan yang pada akhirnya dapat berdaya guna bagi pertahanan negara di laut.

“Dipilihnya pulau Miangas dikarenakan posisi pulau Miangas yang berbatasan dengan Filipina dan merupakan pulau terdepan Indonesia yang tentunya sangat membutuhkan perhatian intensif dari Pemerintah Daerah (Pemda) maupun pemerintah pusat. Daerah perbatasan harus kuat sebagai penopang pertahanan negara di laut,” jelas Kasal.

Kegiatan yang dilaksankan dalam bakti ini, antara lain meliputi kegiatan sasaran fisik dan nonfisik, diantaranya bedah rumah tidak layak huni, pembangunan MCK, renovasi Balai pertemuan, dan penyediaan air bersih, pelayanan kesehatan, penyuluhan kesehatan, penyuluhan wawasan kebangsaan bela negara dan cinta tanah air.

Kegiatan ini  melibatkan berbagai unsur TNI Angkatan Laut dan bekerjasama dengan pemerintah daerah instansi terkait dan swasta.

Kasal juga menyampaikan kegiatan bakti TNI AL pada tahun ini mulai ditingkatkan intensitasnya khusus di pulau-pulau terdepan yang berbatasan dengan negara-negara lain, sebagai salah satu bentuk kegiatan yang dilakukan TNI AL dalam mendukung program pemerintah Indonesia dalam membangun kembali budaya maritim sekaligus dalam membangun kekuatan pertahanan maritim Indonesia.

Diakhir kegiatan dilanjutkan dengan tukar menukar cinderamata, peresmian monumen Indonesia Satu oleh Danlantamal VIII dan peninjauan kantor dan mess Posal.

EDITOR : ARMAN R

Berita Terkait

Baca Juga