Senin, 17 Desember 2018 | 14:41:29 WIB

Wagub DKI Bangga Gaji Guru Terbaik di Jakarta Sudah Capai Rp.31 Juta/bulan

Kamis, 11 Januari 2018 | 18:13 WIB
Wagub DKI Bangga Gaji Guru Terbaik di Jakarta Sudah Capai Rp.31 Juta/bulan

Wagub DKI Jakarta Sandi Uno berikan keterangan pers. (FOTO: IDN-TIMES/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandi Uno bertemu dengan sejumlah akademisi. Antara lain ada mantan Rektor UIN Sunan Gunung Djati Nanat Fatah Nasir dan Andi Faisal Bakti yang juga seorang akademisi

Usai pertemuan di Balai Kota, Jakarta, Kamis (11/1), Sandi menjelaskan bahwa mereka membicarakan perkembangan pendidikan di ibu kota.

“Jadi Prof Nanat dan Prof Andi hadir dipertemuan di ruang rapat Wagub membahas tentang ide-ide terkini dan termutakhir tentang pendidikan,” kata Sandi di Balai Kota.

Sandi melanjutkan bahwa untuk memajukan pendidikan di DKI Jakarta, Pemprov tidak akan ragu mengambil contoh dari Finlandia. Mengingat Finlandia merupakan salah satu negara yang maju dari segi pendidikannya.

“Karena yang paling bagus pendidikan di seluruh dunia itu di Finlandia. Jadi ada 7 atau 8 intervensi yang dilakukan di Finlandia sangat mendasar. Sehingga tingkat pendidikan di finlandia itu terbaik dunia,” ujar Sandi.

“Salah satunya yang mungkin lain dari pada lain adalah bahwa di sana harus ada tidur siang antara jam 12 sampai jam 2. Ternyata intervensinya bagus banget buat anak,” tambahnya.

Sandi mengaku sebenarnya di Jakarta sudah menerapkan beberapa kebijakan tentang pendidikan yang tidak kalah dengan Finlandia. Mulai dari batas usia untuk masuk Sekolah Dasar dan gaji guru.

“Yang lain sudah banyak dijalankan di DKI seperti anak SD harus 7 tahun nggak boleh lebih di bawah itu. Guru-guru gajinya di DKI nggak kalah sama finlandia. Jadi saya lihat di sana guru adalah standarnya Rp 31 juta rupiah perbulan, ternyata guru-guru kita yang terbaik sudah segitu juga,” terang Sandi.

Sandi optimistis kualitas pendidikan di DKI kedepan semakin baik. Apalagi ia menganggap Gubernur Anies Baswesan adalah sosok mengerti permasalahan pendidikan khususnya di DKI Jakarta.

“Kebetulan Pak Gubernur ngerti sekali aspek pedagoginya, tentang kulturalnya, dan sebagainya dibidang pendidikan akan kita tampung untuk ke depan,” pungkasnya. (AAD/KUMPARAN)

Berita Terkait