Rabu, 19 September 2018 | 08:38:13 WIB

Pushidrosal Terima Sosialisasi Bahaya Narkoba Dari BNN Jakut

Minggu, 14 Januari 2018 | 03:06 WIB
Pushidrosal Terima Sosialisasi Bahaya Narkoba Dari BNN Jakut

Sosialisasi bahaya narkoba. Kepala BNN Jakarta Utara AKBP Yuanita Amelia Sari saat memberikan sosialisasi di Pushidrosal. (FOTO: Disinfolahta/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI Angkatan Laut (Pushidrosal) gencar menggalakkan gerakan bersih narkoba di lingkungannya. Setelah beberapa waktu lalu melakukan cek urine mendadak kepada seluruh personelnya. 

Personel Pushidrosal menerima sosialisasi tentang dampak penyalahgunaan narkoba terhadap kesehatan oleh Kepala BNN Jakarta Utara AKBP Yuanita Amelia Sari di mako Pushidrosal, Jakarta Utara, Kamis (11/1).

Kegiatan ini diikuti oleh Wakapushidrosal Laksamana Pertama TNI Trismadi, para pejabat utama, perwira, bintara dan tamtama, serta ASN di jajaran Pushidrosal.

Kapushidrosal Laksamana Muda TNI Harjo Susmoro dalam sambutannya yang dibacakan Wakapushidrosal antara lain mengatakan bahwa penyalahgunaan narkotika  sangat    berbahaya     dan     dapat melemahkan sendi-sendi kehidupan berbangsa, maka seluruh personel perlu mengetahui dampak negatif atau bahayanya penggunaan narkotika terhadap kesehatan dan cara menghindari penggunaan narkotika.

Ditambahkannya, disinyalir sampai dengan saat ini tingkat pemakaian narkotika di Indonesia sangat tinggi, hal ini dapat dibuktikan dengan semakin banyaknya pengguna narkotika seperti di kalangan remaja, mahasiswa, orang dewasa, dan bahkan tidak menutup kemungkinan aparat negara pun ikut andil dalam  penyalahgunaan narkotika.

Sementara itu Kepala BNN Jakarta Utara AKBP Yuanita Amelia Sari dalam ceramahnya antara lain menyampaikan bahwa Indonesia kini dalam kondisi darurat narkoba, hal ini dapat dilihat dari banyaknya penyalahgunaan narkoba di tengah masyarakat.

Pada kesempatan tersebut juga dijelaskan tentang macam-macam jenis narkoba, modus penyelundupan narkoba, bahaya narkoba dan dampak bagi penggunanya, serta cara antisipasi peredaran dan penyalahgunaan narkoba. (Disinfolahta)

Berita Terkait