Rabu, 17 Oktober 2018 | 06:17:47 WIB

Mahasiswa Unhan Terima Kuliah Umum Pertahanan Negara

Kamis, 18 Januari 2018 | 02:11 WIB
Mahasiswa Unhan Terima Kuliah Umum Pertahanan Negara

(FOTO: ARMAN/LINDO)

BOGOR, LINDO - Menteri Koordinator (Menko) Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan yang diwakili oleh Deputi III Bidang Koordinasi Infrastruktur Kemenko Maritim Dr. IR. Ridwan Djamaluddin, M. Sc memberikan Kuliah Umum kepada Mahasiswa Universitas Pertahanan (Unhan), dengan Tema “Pertahanan Negara dalam Perspektif Kemaritiman”, di Gedung Auditorium Kampus Unhan, Kawasan IPSC, Sentul, Bogor, Jawa Barat, Rabu (17/1).  

Kuliah Umum ini dibuka langsung oleh Rektor Unhan Letjen TNI (Purn) Dr. I Wayan Midhio, M.Phil. Dalam sambutannya, Rektor Unhan menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran Deputi III Bidang Koordinasi Infrastruktur Kemenko Maritim yang mewakili Menko Maritim telah menyempatkan waktu di sela-sela kesibukan beliau untuk hadir memberikan kuliah umum kepada seluruh mahasiswa di Unhan.

Rektor Unhan berharap, kuliah ini memberikan daya edukatif dan transformatif terhadap pemahaman kepada Mahasiswa Unhan, serta membuka cakrawala baru dalam sinergi sumber daya nasional untuk pertahanan negara.  

"Kuliah ini juga menjadi sarana berargumentasi dalam ranah akademis, guna lebih memantapkan pemahaman secara komprehensip, yang dilandasi sistematika rumusan yang solid, analisis persoalan yang tajam, struktur argumentasi yang kokoh, dan keterbukaan diri untuk terus belajar," terang Letjen TNI (Purn) Dr. I Wayan Midhio, M.Phil.

Dalam kuliah umumnya, Deputi III Bid. Koordonasi Infrastruktur Kemenko Maritim  Dr. IR. Ridwan Djamaluddin, M. Sc menjelaskan, terkait dengan percepatan dan pemerataan pembangunan nasional, serta pengarus-utamaan perspektif kemaritiman. 

"Kondisi Indonesia di mata dunia internasional sedang bagus, jangan sampai dirusak oleh kepentingan kelompok dan kepentingan sesaat. Pengalaman sejarah membuktikan bahwa Indonesia dapat bertahan dari berbagai ancaman justru dengan kekuatan keberagaman kita," paparnya.

Menurutnya, pembangunan nasional negara kepulauan seluas Indonesia dengan berbagai kebhinekaannya mensyaratkan kondisi sosial yang kohesif melalui pendekatan kesejahteraan seluruh komponen masyarakat, harus fokus dan terintegrasi dalam berbagai program pembangunan.

"Program pembangunan Indonesia harus berdasarkan pada inovasi pemberian nilai tambah terhadap sumber daya alam dan keuntungan posisi geografis. Peningkatan kesejahteraan masyarakat akan memperkuat ketahanan nasional," terang Ridwan.  

Kuliah Umum di Unhan ini selain dihadiri oleh seluruh mahasiswa Unhan, juga di hadiri Pejabat Eselon I, II, III dan IV beserta Dosen di lingkungan Unhan serta tamu undangan lainnya. (ARMAN R)

Berita Terkait