Selasa, 14 Agustus 2018 | 21:15:08 WIB

Hadapi Perkembangan Lingkungan Strategis, TNI AL Likuidasi Dan Bentuk Satuan Baru

Senin, 22 Januari 2018 | 19:59 WIB
Hadapi Perkembangan Lingkungan Strategis, TNI AL Likuidasi Dan Bentuk Satuan Baru

(FOTO : DISPENAL/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Guna menghadapi dinamika perkembangan lingkungan strategis di kawasan, Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) melaksanakan likuidasi satuan dan membentuk satuan baru.

Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam sebuah upacara yang dipimpin langsung oleh Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Ade Supandi, S.E., M.A.P., yang bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup). Sedangkan selaku Komandan Upacara Kolonel Laut (P) Johanes Janarko W, yang kesehariannya menjabat sebagai Komandan Satuan Kapal Amfibi Koarmabar (Dansatfibarmabar), di Dermaga Sunda Komplek Satuan Koarmabar I, Pondok Dayung, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (22/01).

TNI AL melaksanakan likuidasi Satuan, yakni Satuan Kapal Patroli Komando Armada RI Kawasan (Satrol Koarmada) dan Satuan Keamanan Laut Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Satkamla Lantamal).

Sedangkan Satuan baru yang dibentuk, yaitu Satuan Kapal Patroli Pangkalan Utama TNI AL (Satrol Lantamal) serta pembentukan Staf Potensi Maritim Komando Utama (Spotmar Kotama) TNI AL dan Spotmar Lantamal.

Pada kesempatan upacara ini, sekaligus juga dilaksanakan pengukuhkan Komandan Satrol Lantamal dan  pejabat Assisten Potensi Maritim (Aspotmar) Kotama dan Lantamal serta Dirpotmar Pushidrosal.

Kasal Laksamana TNI Ade Supandi saat memimpin upacara tersebut mengatakan, dengan kehadiran Satrol di 14 Lantamal memiliki tugas melaksanakan pembinaan kemampuan tempur unsur-unsurnya dan melaksanakan operasi keamanan laut, dalam rangka penegakan hukum serta mengantisipasi setiap bentuk gangguan keamanan laut dan Search and resque (SAR) di wilayah kerjanya.

“Lantamal akan diperkuat kapal-kapal patroli dengan kemampuan manuver tinggi. Hal ini sebagai upaya meningkatkan efektivitas dan efisiensi, serta untuk menjaga kesiapan operasi unsur-unsur dalam penanganan reaksi cepat di wilayah yurisdiksi nasional Indonesia,” terang Laksamana TNI Ade Supandi

Kasal berharap, dengan kehadiran Satrol, Lantamal mampu memproyeksikan unsur-unsur kekuatannya dalam rangka mengamankan wilayah perairan sekaligus merespon berbagai kerawanan yang terjadi.

Di tempat yang sama saat meresmikan Spotmar Kotama dan Lantamal, Kasal mengatakan, pemerintah telah menyetujui usulan perubahan pada struktur organisasi TNI AL, khususnya yang membidangi pemberdayaan wilayah pertahanan laut.

“Oleh karena itu, hari ini resmi ditetapkan 19 organisasi baru, yakni Spotmar Koarmatim, Koarmabar, Kolinlamil, Kormar, Direktorat Potensi Maritim Pushidrosal serta Spotmar 14 Lantamal,” jelas Kasal.

Dihadapan para Aspotmar Kotama dan Lantamal yang baru saja dikukuhkan, Kasal mengucapkan selamat dan menyampaikan pengukuhan ini merupakan wujud kehormatan dan kepercayaan pemimpin TNI AL.  

“Untuk itu, kepada para perwira yang telah dikukuhkan, supaya kepercayaan yang telah diberikan harus diikuti dengan tekad pengabdian terbaik kepada negara dan bangsa,” tegasnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini antara lain, Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksamana Madya TNI A. Taufiq R., para pejabat utama Mabesal, Panglima Komando Armada RI Kawasan Timur (Pangarmatim) Laksda TNI Didik Setiyono, Panglima Komando Armada RI Kawasan Barat (Pangarmabar) Laksda TNI Aan Kurnia, para pemimpin Kotama TNI AL, para Kadis di jajaran Mabesal, Komandan Lantamal, serta pejabat terkait lainnya. (ARMAN R)

 

Berita Terkait