Minggu, 19 Agustus 2018 | 22:38:13 WIB

Prajurit TNI AL Terima Penghargaan Dan Apresiasi Dari Panglima TNI

Minggu, 11 Februari 2018 | 19:58 WIB
Prajurit TNI AL Terima Penghargaan Dan Apresiasi Dari Panglima TNI

(FOTO : DISPENAL/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Prajurit Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) yang merupakan awak KRI Sigurot-864, menerima penghargaan dan apresiasi yang tinggi dari Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., atas keberhasilannya dalam menggagalkan penyelundupan Narkoba berjenis sabu-sabu lebih dari 1 ton yang dibawa oleh Kapal MV Sunrise Glory, di wilayah perairan Indonesia.

Penghargaan dan apresiasi tersebut disampaikan langsung saat Panglima TNI melaksanakan peninjauan di dermaga Lanal Batam, Kepulauan Riau (Kepri), Minggu (11/2).


Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengatakan, hal ini merupakan keberhasilan bersama yang telah menyelamatkan masa depan generasi penerus, TNI AL harus terus berkoordinasi dengan lembaga terkait, utamanya Kepolisian, Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Bea Cukai. 

“Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh awak KRI Sigurot-864 atas prestasi terbaiknya. Kalian semua sudah menunjukkan kerja terbaik untuk negeri ini. Komandan kapal adalah perwira yang menunjukan dedikasi  menjadi komandan dengan naluri tempur di laut dengan baik,” ujar Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.  

Atas prestasi ini, Panglima TNI menyerahkan penghargaan, berupa cinderamata dan piagam penghargaan kepada Komandan KRI Sigurot-864 Mayor Laut (P) Arizzona Bintara beserta 12 awak kapal lainnya.

Tidak hanya itu, Panglima TNI juga menyerahkan penghargaan kepada tim Western Fleet Quick Response (WFQR) Lantamal IV, BNN Batam, Kepolisian Daerah Batam dan Bea Cukai Batam.


Seperti diketahui Bersama, KRI Sigurot-864 Koarmabar yang dikomandani oleh Mayor Laut (P) Arizzona Bintara sedang melaksanakan Operasi Pengamanan Perbatasan RI-Singapore 2018 BKO Guskamlabar, berhasil menangkap MV Sunrise Glory di Perairan Selat Philips, karena melintas di luar Traffic Separation Scheme (TSS) masuk perairan Indonesia, sehingga pergerakannya mencurigakan.

Saat diperiksa seluruh Dokumen yang ada dikapal diindikasikan palsu karena hanya terdapat Foto Copy dokumen bukan dokumen asli, dan seluruh dokumen tersebut ditandatangani oleh pejabat lama yang sudah tidak menjabat lagi.

Pada Kamis 8 Februari 2018 pukul 16.00 WIB, dilaksanakan serah terima kapal Tangkapan dari KRI ke Lanal Batam, dan pada Jumat 9 Februari 2018 pukul 15.00 WIB, MV Sunrise Glory digeser dari Dermaga Batu Ampar ke Dermaga Lanal Batam, dan selanjutnya dilaksanakan pengecekan terhadap empat orang ABK MV Sunrise Glory oleh Tim WFQR Lantamal IV/Lanal Batam, BNN Pusat, BC Pusat dan BC Batam.

Saat pemeriksaan, Tim berhasil menemukan barang bukti Narkoba berupa Sabu-Sabu sebanyak 41 Karung Beras, dengan perkiraan berat lebih dari 1 ton. Barang-barang tersebut ditemukan di antara tumpukan karung beras dalam palka bahan makanan. Sampai dengan berita ini diturunkan, proses pemeriksaan di kapal tersebut masih terus dilaksanakan untuk mengantisipasi masih ada barang - barang terlarang lainnya.

Turut hadir saat peninjauan dengan Panglima TNI, antara lain Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksdya TNI A. Taufiq R., Ketua DPR RI Bambang Soesatyo, Kepala BNN Komjen Pol Budi Waseso, Kabareskrim Polri Komjen Pol Ari Dono Sukmanto, para pejabat tinggi di lingkungan TNI AL dan TNI, serta pejabat terkait lainnya. (ARMAN R)

 

Berita Terkait