Jumat, 25 Mei 2018 | 14:20:59 WIB

Dansatgas TNI Mediasi Warga Soal Perebutan Lahan di Kao Teluk

Selasa, 13 Februari 2018 | 23:10 WIB
Dansatgas TNI Mediasi Warga Soal Perebutan Lahan di Kao Teluk

(FOTO: PENREM BABULLAH/LINDO)

HALUT, LINDO - Dansatgas Yonif Raider Khusus 732/Banau Letkol Inf Raymond Sitanggang menjadi mediator dalam penyelesaian perebutan lahan yang berada di belakang kantor Desa Makaeling, Kecamatan Kaoo Teluk, Kabupaten Halmahera Utara (Halut), Maluku Utara.

Lahan yang diperebutkan itu adalah lahan warisan milik Desa Dumdum Pantai yang kini menjadi perebutan antar kedua desa sehingga apabila dibiarkan dapat menimbulkan konflik komunal atau konflik antar kelompok di masyarakat.

Oleh karenanya atas permintaan dari Warga Dansatgas berinisiatif mengadakan pertemuan yang dihadiri Camat Kao Teluk Alfarid, Kapolsub Sektor Kao Ipda Kolombush, Kades Makaeling Fauzi, Kades Dumdum Salmon Betek, para Ketua BPD, pemilik lahan dan perwakilan masyarakat kedua desa.

Dalam pertemuan tersebut diketahui bahwa sebidang tanah yang berada di belakang kantor Desa Makaeling merupakan tanah warisan dari keluarga Ernest Forhomen dan perselisihan tersebut sudah pernah diadakan penyelesaian namun sekarang kembali mencuat.

Oleh karena itu dalam waktu dekat ini Dansatgas dan para pihak akan melakukan peninjauan lahan secara langsung serta mencari jalan tengah atas sengketa yang terjadi serta hasil yang telah disepakati bersama akan dituangkan dalam sebuah surat kesepakatan yang ditandatangani secara bersama.

"Gunanya agar permasalahan ini tidak mencuat kembali kedepannya serta kita hindari adanya bentrokan antar warga, setiap permasalahan dapat diselesaikan dengan kepala dingin serta kekerasan tidak akan menyelesaikan masalah malah justru menimbulkan permasalahan yang tidak berkesudahan," ujar Dansatgas.

Sementara itu usai pertemuan Dansatgas Yonif RK 732/Banau Letkol Inf Raymond Sitanggang saat ditemui memberikan keterangan bahwa dirinya dimintai bantuan oleh masyarakat kedua desa melalui Pos Satgas untuk menjadi mediator atas permasalahan sengketa kepemilikan lahan antara Desa Makaeling dan Desa Dumdum.

"Sehingga berangkat dari hal tersebut saya mengadakan pertemuan yang dihadiri Camat, Kapolsub Sektor dan kedua belah pihak yang bersengketa. Hal tersebut untuk menghindari terjadinya konflik antar kedua Desa," tandasnya. (Faisal/Penrem 152)

Berita Terkait