Rabu, 19 September 2018 | 14:29:51 WIB

Kadispenad : Bangun Sistem Informasi Dan Komunikasi Harus Didukung Kultur Kerja Produktif

Jum'at, 23 Februari 2018 | 20:21 WIB
Kadispenad : Bangun Sistem Informasi Dan Komunikasi Harus Didukung Kultur Kerja Produktif

(FOTO : DISPENAD/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Penerangan Angkatan Darat bertekad melakukan berbagai upaya untuk semakin meningkatkan profesionalisme prajurit Penerangan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD), agar tercipta optimalisasi pelaksanaan program kerja guna mendukung tugas pokok TNI AD

Hal demikian disampaikan Kepala Dinas  Penerangan Angkatan Darat  (Kadispenad) Brigjen TNI Alfret Denny Tuejeh, ketika membuka Rapat Kerja Teknis Penerangan Angkatan Darat (Rakernispen TNI AD), di Aula Jenderal Besar A.H Nasution, Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta, Jumat (23/2).

Menurutnya, dengan dinamika tantangan tugas penerangan yang semakin kompleks dan profesionalisme yang melahirkan profesionalitas kerja, sangatlah penting

"Peran sebagai penjuru terdepan dalam mempublikasikan kegiatan dan kinerja TNI AD guna membentuk opini,  counter opini dan memproteksi organisasi, menuntut insan penerangan untuk bekerja profesional dan saling bersinergi dengan bidang-bidang lainnya secara internal, maupun dengan komunitas pers pada semua tingkatan secara eksternal, sehingga akan berpengaruh signifikan terhadap keberhasilan pelaksanaan tugas-tugas TNI AD," ujar Brigjen TNI Alfret Denny Tuejeh.

Rakernispen TNI AD yang berlangsung selama satu hari ini membahas berbagai program kerja Penerangan Angkatan Darat serta tindak lanjut dari Rapim TNI AD yang digelar beberapa waktu lalu.

Kadispenad menjelaskan, mewujudkan profesionalisme tugas penerangan, diperlukan berbagai faktor pendukung baik dalam hal sumber daya personel, piranti lunak sebagai payung hukum maupun piranti keras berupa sarana prasarana.

Namun kata Brigjen TNI Alfret Denny Tuejeh, karena keterbatasan dan pertimbangan-pertimbangan tertentu, belum semua faktor pendukung tersebut tersedia, ataupun apabila sudah tersedia tetapi belum memenuhi standar sebagaimana yang diharapkan.

“Situasi dan kondisi tersebut, hendaknya tidak menjadikan penghalang untuk terus berkarya. Berbagai langkah inovatif dan progresif perlu terus dikembangkan untuk membangun sistem informasi dan komunikasi yang di dukung oleh kultur kerja yang produktif,” terang Kadispenad.

Ia menambahkan, komitmen orientasi pada tugas ini sangat penting, karena jajaran penerangan TNI AD menyadari sepenuhnya, bahwa hal paling penting yang harus dilakukan saat ini adalah mengelola komunikasi publik dalam memenangkan persepsi, mewujudkan legitimasi dan memperoleh kepercayaan publik dalam menampilkan kondisi dan pencapaian kinerja TNI yang nyata.

“Untuk menjawab tantangan tersebut, maka melalui Rakernis Penerangan TNI AD ini, diharapkan dapat merumuskan kebijakan dan langkah-langkah konkret satuan Penerangan dapat bekerja lebih optimal dalam mendukung pelaksanaan tugas pokok TNI AD,” harapnya. (ARMAN R)

Berita Terkait