Sabtu, 23 Juni 2018 | 17:22:04 WIB

Tingkatkan Kinerja, Basarnas Tambah Empat Armada Laut

Selasa, 13 Maret 2018 | 13:37 WIB
Tingkatkan Kinerja, Basarnas Tambah Empat Armada Laut

(FOTO : HUMASBASARNAS/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Kepala Badan Nasional Percarian dan Pertolongan (Kepala Basarnas) Marsdya TNI M. Syaugi, S.Sos, M.M meresmikan penggunaan empat unit Kapal Negara SAR (KN-SAR), yang terdiri dari KN-SAR Ramawijaya, KN. SAR Wibisana, KN. SAR Bharata, dan KN. SAR Kumbakarna.

Keempat kapal tersebut diperuntukkan guna mendukung tugas-tugas Basarnas, khususnya bagi Kantor Pencarian dan Pertolongan Ambon, Kantor Pencarian dan Pertolongan Biak, Kantor Pencarian dan Pertolongan Manokwari, dan Kantor Pencarian dan Pertolongan Mentawai.

Peresmian dilaksanakan di Dermaga Yos Sudarso Ambon, pada Selasa (13/3). PLT Gubernur Maluku Zeth Sahuburua dan Walikota Ambon Richard Louhenapessy turut hadir dalam acara tersebut.

Demikian pula Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Ambon dan seluruh potensi SAR yang ada di wilayah Kota Ambon hadir dalam acara tersebut.

Dalam acara itu, Kepala Basarnas didampingi pejabat Eselon I dan II Basarnas, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Ambon, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Ibu Luli M. Syaugi serta pengurus DWP.

Kepala Basarnas Marsdya TNI M. Syaugi menyampaikan, dalam rangka meningkatkan kinerja bidang pencarian dan pertolongan, berbagai upaya telah dilakukan, termasuk didalamnya adalah peningkatan kuantitas sarana dan prasarana pendukung kegiatan pencarian dan pertolongan.

“Hal ini penting dilakukan agar kinerja Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan semakin meningkat, mengingat kegiatan pencarian dan pertolongan merupakan bagian dari nilai sebuah bangsa dan negara di mata dunia internasional," terang Marsdya TNI M. Syaugi.

Dengan kata lain lanjutnya, apabila layanan pencarian dan pertolongan dilakukan dengan cepat dan benar serta didukung oleh sarana dan prasarana yang memadai.

Yang salah satunya kata Kepala Basarnas, adalah penyediaan kapal SAR untuk pelaksanaan pencarian dan pertolongan, maka tidak ada suatu kekhawatiran negara untuk melintasi perairan indonesia, yang pada ujungnya juga akan memberikan dampak positif secara ekonomi bagi sebuah bangsa dan Negara.

Ia menambahkan, Kapal berwarna putih oranye dengan panjang 40 meter ini terbuat dari bahan aluminium serta mempunyai kecepatan sampai dengan 30 Knots.

"Kapal dengan berat yang cukup ringan namun tetap kokoh memiliki kelebihan bergerak dengan cepat, mampu bermanuver yang tinggi, olah gerak kapal yang baik, serta memiliki stabilitas kapal yang dinamis," paparnya.

Dari sisi pemeliharaan, kapal 40 meter berbahan aluminium ini juga relatif lebih mudah dan ekonomis karena sifat bahannya yang anti korosi. (ARMAN R)

Berita Terkait