Senin, 20 Agustus 2018 | 06:09:02 WIB

Sidang Lanjutan STT Setia Masih Mendengarkan Keterangan Saksi

Jum'at, 23 Maret 2018 | 00:51 WIB
Sidang Lanjutan STT Setia Masih Mendengarkan Keterangan Saksi

(FOTO: AHMAD DAILANGI/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Pengadilan Negeri Jakarta Timur pada Rabu (21/3) siang menggelar persidangan STT Setia terkait ijaza palsu dengan terdakwa Matheus Mengantang dan Ernawaty Simbolon. Jaksa Penuntut Umum (JPU) Asnawi SH dan Handri SH menghadirkan tiga saksi dalam persidangan, diantaranya Sinta Tolles, Susana Kali dan Willem Frans Ansyanay SH. Mereka merupakan korban dari STT Setia dalam kesaksian di depan hakim dan masing-masing saksi memberikan keterangannya.

"Kami ini merupakan korban ijaza palsu dari STT Setia, padahal selama ini harapan kami dan berharap pendidikan yang kami emban dari STT Setia tentu impian, kami untuk mendapatkan ijaza degan harapan agar bisa merubah taraf hidup kami juga dengan memiliki ijaza agar ketika kami kembali ke kampung halaman kami harapannya bisa melamar kerja di lembaga pemerintahan. Ternyata ijazah yang kami dapat tidak bisa di gunakakan alias palsu," tegas saksi kepada awak media.

Didepan awak media para korban dan saksi hanya meminta kepada hakim agar kasus ini harus memberikan keadilan yang secara adil kepada korban yang selama ini sudah dibohongi.

"Orang tua kami juga selalu berharap selama kami menuntut ilmu tentu pasti mendapat hasil yang terbaik dari ijazah yang kami miliki dan bukan hanya itu, tentu juga satu kebanggaan untuk orang tua kami. Jika mereka mendengar kasus ini mereka sangat marah dan kecewa," tegasnya.

Untuk itu dalam persidangannya para saksi memintah kepada hakim agar pelaku dihukum seberat-beratnya sesuai dengan perbuatannya.

"Kalau sudah seperti ini kami minta hakim harus menghukum sesuai dengan perbuatannya," jelas para saksi kepada media.

Kuasa Hukum tersangka Tomi Sihotang SH dalam kesempatan itu tidak banyak memberikan keterangan terkait para saksi-saksi, ia hanya menegaskan bahwa kasus ini masih bergulir di pengadilan dan masih banyak keterangan-keterangan yang diminta oleh para hakim nanti.

"Masih berlanjut kasus ini dipersidangan, jadi jangan anda memfonis bahwa seakan-akan pelaku sudah bersalah, lihat saja nanti keputusan hakim," tuturnya usai persidangan. (AHMAD)

Berita Terkait