Rabu, 26 September 2018 | 08:24:02 WIB

Inspektorat Halsel Akui Banyak Temuan BPK-RI Perwakilan Malut Belum Ditindaklanjuti

Senin, 16 April 2018 | 17:41 WIB
Inspektorat Halsel Akui Banyak Temuan BPK-RI Perwakilan Malut Belum Ditindaklanjuti

Kepala Inspektorat Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Slamet AK. (FOTO: SUPRIYANTO/LINDO)

LABUHA, LINDO - Kepala Inspektorat Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Slamet AK, mengakui masih banyak temuan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI) Perwakilan Maluku Utara, atas temuan kerugian negara sejak tahun 2008 hingga tahun 2014 yang belum di selesaikan dalam hal pengembalian.

Slamet AK, ketika di hubungi mengatakan, temuan BPK-RI pada tahun 2008 hingga 2014 masih banyak yang belum di lakukan pengembalian. Sementara di tahun 2015 semua temuan BPK-RI secara keseluruhan telah di tindak lanjuti, namun temuan di tahun 2016 dan 2017 tinggal beberapa temuan yang belum di selesaikan.

"Banyaknya temuan BPK RI pada tahun 2008 hingga tahun 2014 yang belum di tindak lanjuti tersebut di karenakan, inspektorat mengalami kesulitan untuk melakukan penagihan, bahkan tersendat-sendat untuk menyelesaikan temuan tersebut, alasanya, bebrpa tahun yang lalau kami telah meminta SKPD terkait untuk melakukan penagihan kepada pihak ketiga, (kontraktor) bahkan kami Insprktorat meminta kepada ULP agar membleklis perusahan yang menjadi temuan tersebut, agar tidak mengikuti proses tender tersebut, namun beberpa perusahan yang menjadi temuan BPK tersebut sudah tidak mengikuti tender," jelasnya.

Slamet AK, ketika di tanya, berbagi temuan tersebut apakah aparat penegak hukum (APH) sudah bisa menyikapi atau belum. Dirinya menegaskan bahwa dirinya saat ini sebagai inspektorat, bukan aparat penegak hukum.

"Posisi saya sebagi inspektur hanya bagimana menyelematkan uang negara. Artinya saya bukan penegak hukum, tetapi saya berupaya mengembalikan uang negara itulah posisi saya," paparnya. (SUPRIYANTO)

Berita Terkait