Minggu, 22 Juli 2018 | 17:27:16 WIB

Sentul Gelar MotoGP 2020, Kata Menteri Pariwisata Indonesia Bisa Raup Rp3 Triliun

Kamis, 19 April 2018 | 02:49 WIB
Sentul Gelar MotoGP 2020, Kata Menteri Pariwisata Indonesia Bisa Raup Rp3 Triliun

Moment saat Juara dunia MotoGP Marc Marquez memimpin rombongan konvoi Honda CBR-150R bersama konsumen di sebuah acara di Sirkuit Sentul, Bogor, Jawa Barat pada tahun 2016. (FOTO: WORDPRESS/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Menteri Pariwisata, Arif Yahya mengaku sangat senang dengan kabar Indonesia akan menggelar MotoGP pada 2020. Dia menargetkan ada 100 ribu wisatawan mancanegara yang datang ke Sirkuit Sentul dan itu bisa mendatangkan pemasukan yang banyak.

Menpar Arif Yahya mengkuti pertemuan di Kantor Staf Kepresidenan dengan Moeldoko, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimoeljono, Direktur Utama Sirkuit Internasional Sentul Tinton Suprapto, dan investor asing. Pertemuan ini sebagai tindak lanjut keinginan Indonesia menggelar seri MotoGP pada 2020.

Selain wisman, Menpar Arif Yahya memprediksi, Indonesia akan mendapat pemasukan sekitar Rp3 triliun. Itu hitungan dari hak siar media juga.

"Jadinya yang paling senang saya. Akhirnya jadi. Hehehe," ujar Arif Yahya di Jakarta, Rabu (18/4).

Selain wisman, Menpar Arif Yahya memprediksi, Indonesia akan mendapat pemasukan sekitar Rp3 triliun. Itu hitungan dari hak siar media juga.

"Jadinya yang paling senang saya. Akhirnya jadi. Hehehe," ujar Arif Yahya.

"Untuk Pariwisata saya bulatkan saja, kita mau sekitar 100 ribu wisman. Kalau dikali seribu dollar itu, simpelnya adalah USD100 juta atau Rp1 triliun. Tetapi yang paling besar itu impact tidak langsung, seperti media value-nya," lanjutnya.

"Nanti ada sekitar 60 broadcaster yang akan menyiarkan ke sekitar 200 negara. Yang ini value-nya sekitar Rp2 triliun. Jadi, sekali event ini, selama lima hari, kita bisa dapat sekitar Rp3 triliun. Itu bisa kita nikmati dan itu akan bagus untuk Indonesia," pungkasnya.

Sementara itu, eks pembalap Ananda Mikola yang ikut dalam pertemuan itu menargetkan 150 ribu penonton akan hadir langsung menyaksikan MotoGP di Sentul.

Ananda Mikola yang ikut dalam pertemuan itu menargetkan 150 ribu penonton akan hadir langsung menyaksikan MotoGP di Sentul.

"Ini event otomotif terbesar di Indonesia yang akan hadir dan ini seluruh segmen akan menjadi penikmat event ini. Karena memang tiga pabrikan itu ada di Indonesia (Honda, Yamaha, Suzuki). Dan, saya melihat ini sayang jika yang menikmati itu Malaysia dan Thailand. Bayangkan MotoGP di Malaysia itu 80 persen penontonnya dari Indonesia. Alangkah baiknya kita bisa menghadirkan event itu di negara kita sendiri," kata Ananda Mikola.

"Populasi kita keempat terbesar dan saya rasa seluruh Indonesia sangat menantikan event ini. Karena memang penonton Indonesia punya jagoan masing-masing di event MotoGP," pungkas Ananda. (MTVN)

Berita Terkait