Selasa, 22 Mei 2018 | 11:34:02 WIB

Polri Minta Seluruh Jembatan di Pulau Jawa Agar Diaudit

Kamis, 19 April 2018 | 03:00 WIB
Polri Minta Seluruh Jembatan di Pulau Jawa Agar Diaudit

Evakuasi korban jembatan nasional yang menghubungkan Kabupaten Lamongan-Tuban, Jawa Timur, Selasa (17/4). (FOTO: KOMPAS/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Kepolisian Republik Indonesia (Polri) meminta seluruh jembatan di Pulau Jawa agar diaudit. Hal itu menyusul insiden ambruknya Jembatan Cincin Lama atau Jembatan Widang yang menghubungkan Kabupaten Tuban dan Kabupaten Babat, Jawa Timur, Selasa (17/4).

"Saya mengimbau bersama dengan Dirjen Perhubungan Darat dalam kesempatan ini untuk melakukan asesmen atau mengaudit jembatan yang ada," kata Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto di Mapolda Metro Jaya, Rabu (18/4).

Menurut Setyo, ada kemungkinan jembatan lain yang tua memiliki kondisi rentan ambruk. Kondisi itu, kata dia, tentu menghawatirkan mengingat sebentar lagi arus mudik lebaran.

"Sebab itu selayaknya ada audit menyeluruh agar lebih aman lagi," ujarnya.

Khusus Jembatan Widang, Polri berharap perbaikannya dikebut. Harapannya, jembatan bisa kembali digunakan saat arus mudik lebaran. Namun, Polri juga bakal menyiapkan mekanisme rekayasa lalu lintas manakala jembatan belum rampung saat arus mudik.

"Semoga bisa diantisipasi dengan cepat oleh rekan-rekan. Jika tidak selesai kan masih ada satu jembatan. Nanti dari Korlantas sudah sampaikan juga kemungkinan seperti apa pengaturannya," katanya.

Sembari proses perbaikan berjalan, pihak kepolisian akan pula menyelidiki insiden ini. Polri akan menelisik pihak mana yang bertanggung jawab dalam insiden yang menewaskan satu orang itu.

"Nanti akan kita cek semua siapa yang akan bertanggung jawab karena ada korban juga. Tapi yang penting itu tadi audit seluruh jembatan yang ada di pulau Jawa," ucap Setyo.  (MTVN)

 

Berita Terkait