Senin, 21 Mei 2018 | 16:18:59 WIB

Jelang Pilpres 2019, Muhaimin Iskandar Pede Dongkrak Elektabilitas Jokowi

Kamis, 19 April 2018 | 03:32 WIB
Jelang Pilpres 2019, Muhaimin Iskandar Pede Dongkrak Elektabilitas Jokowi

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar memberikan keterangan pada wartawan di Kantor DPP PKB di Jakarta. (FOTO: TRIBUN/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar percaya diri bisa meningkatkan elektabilitas Joko Widodo jika bersanding dengannya. Alasannya, ia sudah menjalin kedekatan dengan Jokowi sejak 2014.

"Pasangan Join (Jokowi-Muhaimin) alternatif yang bisa berkontribusi secara positif meningkatkan elektoral Pak Jokowi," kata Muhaimin di Jakarta, Rabu (18/4).

Cak Imin, sapaan karibnya, yakin dirinya penuhi syarat sebagai cawapres mendampingi Jokowi di Pilpres 2019. Slogan Join (Jokowi-Muhaimin) getol dikampanyekan saat ini.

"Beberapa waktu yang lalu saya tegaskan bahwa PKB akan mendukung Jokowi dengan mempromosikan pasangan Join," ucap Muhaimin.

Saat ditawari bersanding dengan nama mantan Panglima TNI Jenderal Purnawirawan Gatot Nurmantyo, Cak Imin bergeming. Jokowi masih menjadi prioritasnya.

"Kita konsisten di Join. Saya sudah izin Pak Jokowi dan dapat dukungan agar Join disosialisasikan," kata Cak Imin di Semarang, Jawa Tengah, Selasa (17/4).

Cak Imin mengomentari hal tersebut karena ada kelompok relawan Gatot Nurmantyo yang mewacanakan dirinya maju sebagai cawapres mendampingi Gatot. Tapi, Cak Imin menegaskan bakal menjadi cawapres untuk Jokowi.

"Saya kira belum dengar kalau Pak Gatot maju di Pilpres. Partainya mana, enggak ada!" tutur Cak Imin. (MTVN)

 

Berita Terkait