Jumat, 14 Desember 2018 | 15:06:28 WIB

Dewan Berharap Pemerintah Sosialisasikan Program Mudik Gratis

Jum'at, 20 April 2018 | 18:54 WIB
Dewan Berharap Pemerintah Sosialisasikan Program Mudik Gratis

Para calon pemudik antre mendaftar program mudik gratis sepeda motor 2018 di Stasiun Jakarta Kota. (FOTO: TEMPO/LINDO)

SOLO, LINDO - Dewan Perwakilan Rakyat berharap pemerintah menyosialisasikan secara optimal program musim gratis agar makin banyak masyarakat yang memanfaatkannya.

"Seperti halnya tahun lalu, untuk tahun ini juga akan diadakan mudik gratis. Perlu penekanan kepada Kementerian Perhubungan untuk bisa memaksimalkan sosialisasi ke masyarakat," kata anggota DPR RI Komisi V Bambang Haryo Soekartono di Solo, Jateng, Jumat (20/4).

Ia mengatakan sosialisasi tersebut baik untuk jadwal keberangkatan maupun kapasitas kapal, dengan demikian masyarakat betul-betul bisa memanfaatkan mudik gratis tersebut.

"Dalam hal ini pemerintah harus mendahulukan program angkutan keperintisan yang memang butuh sarana angkut karena biasanya saat Lebaran ada lonjakan tinggi mengingat rute ini belum terlayani oleh angkutan udara secara optimal," katanya.

Ia mengatakan sosialisasi perlu diberikan karena pada tahun lalu mudik gratis kurang dimanfaatkan oleh masyarakat. Bahkan, "load factor" atau tingkat keterisian armada masih di bawah 50 persen.

"Ini sayang, sudah ada anggaran yang digelontorkan tetapi tidak dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat," katanya.

Meski demikian, ke depan pihaknya berharap agar pada program mudik gratis oleh pemerintah juga melibatkan perusahaan swasta yang disubsidi oleh pemerintah.

"Oleh karena itu, di satu sisi program ini tidak menghancurkan angkutan swasta karena mereka tidak dapat muatan tetapi di sisi lain masyarakat mengoptimalkan program ini," katanya.

Meski demikian, ia berharap program tersebut tepat sasaran sehingga yang memanfaatkannya adalah masyarakat yang membutuhkan.

"Kalau tahun lalu sebagian yang manfaatkan program ini berasal dari ekonomi mampu, memang kurang terkontrol. Ini juga menjadi tugas kementerian untuk menyosialisasikannya dengan baik," katanya. (ANT)

 

Berita Terkait