Sabtu, 21 Juli 2018 | 05:06:36 WIB

Risqon dan Putri Juarai MTQ Nasional Tingkat SLTA

Senin, 23 April 2018 | 02:27 WIB
Risqon dan Putri Juarai MTQ Nasional Tingkat SLTA

Ilustrasi - Pelaksanaan Musabaqah Tilawati Quran (MTQ), tingkat Provinsi. (FOTO: REPUBLIKA/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Muhammad Rizqon siswa MAN 2 Banjarmasin, Kalimantan Selatan dan Putri Diana siswi MAN 2 Sukabumi, Jawa Barat menjadi juara pertama Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional Tingkat SLTA yang diadakan Yayasan Wakaf Quran Indonesia (YWQI).

Grand final lomba baca Al Quran yang diikuti 21 finalis dari total peserta 250 pelajar dari seluruh Indonesia itu digelar di Pondok Pesantren Al-Hamid, Cilangkap Jakarta Timur, Sabtu (21/4) malam.

Dikutip dari siaran pers, Minggu (22/4), hadiah bagi juara pertama putra-putri berupa umrah dan uang pembinaan diserahkan oleh Ketua Dewan Pembina YWQI M Romahurmuziy.

"Pertahankan terus prestasi karena hal itu bisa menjadi ladang dakwah di masa depan kelak," kata Rommy, sapaan akrab Romahurmuziy.

Sementara juara kedua putra diraih Muhammad Khoirul Anam siswa MAN 2 Kudus Jawa Tengah, sedangkan kelompok putri diraih Zulaikha Siswa MA Quran Centre Kepri.

Adapun juara ketiga putra diraih Haikal Khalilullah siswa MAN 1 Banda Aceh, NAD dan juara ketiga putri diraih Kuntum Khairo Ummah siswa SMAN 1 Padang Panjang, Sumbar.

Para juara mendapatkan trofi dan uang pembinaan. Sementara finalis lainnya mendapatkan uang pembinaan dari Bank Sinarmas Syariah.

Ketua YWQI Achmad Baidowi menyebut peserta MTQ dibagi dalam tujuh zona, yakni Sumbagut, Sumbagsel, Jawa I, Jawa II, Kalimantan, Sulawesi dan Bali-Nusra-Maluku-Papua. Tiap zona diambil tiga terbaik untuk masuk grand final.

Pada tahap penyisihan peserta menunjukkan kebolehannya membaca Al Quran dengan mengunggahnya di Youtube yang kemudian dinilai oleh dewan juri.

"Kemampuan para peserta dalam membaca Al Quran sangat bagus. Para qari remaja itu memperlihatkan kepada kita bahwa Indonesia memiliki potensi besar di bidang tilawah. Mereka bisa berprestasi di tingkat internasional," kata Baidowi yang juga anggota DPR dari Fraksi PPP itu. (ANT)

 

Berita Terkait