Minggu, 18 Agustus 2019 | 04:33:07 WIB

Lapas Cilacap Siap Terima 155 Narapidana Teroris

Kamis, 10 Mei 2018 | 18:36 WIB
Lapas Cilacap Siap Terima 155 Narapidana Teroris

Tahanan teroris dibawa menggunakan bus seusai penyergapan pascakerusuhan di rutan cabang Salemba, Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Kamis (10/5/2018). Sebanyak 155 tahanan teroris yang menyerah saat dilakukan penyergapan tindakan selanjutnya dibawa ke Lapas Nusakambangan. (FOTO: ANTARA / LINDO)

JAKARTA, LINDO - Kepala Bagian Humas dan Protokol Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) Kementerian Hukum dan HAM Ade Kusmanto menyatakan Lembaga Pemasyarakatan Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, telah siap menerima pindahan 155 narapidana teroris dari Rumah Tahanan Mako Brimob Depok.

"Sudah dipersiapkan segala sesuatunya, baik kamar maupun bantuan pengamanannya," kata Ade Kusmanto kepada Antara di Jakarta, Kamis (10/5).

Ade mengungkapkan bahwa pihaknya telah mendapat bantuan keamanan dari Polres dan TNI setempat saat penerimaan narapidana teroris tersebut.

"Mohon doanya agar saat penerimaan narapidana teroris berjalan aman, lancar dan kondusif," harap Ade Kusmanto.

Dalam pemberitaan sebelumnya, Polri akan memindahkan sebanyak 155 narapidana teroris ke Lembaga Pemasyarakatan Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, setelah terjadi penyerangan oleh napi teroris kepada anggota Brimob di Rumah Tahanan Mako Brimob Depok.

Kepala Biro Penerangan Polri Brigjen Muhammad Iqbal, di Depok, Kamis, mengatakan pemindahan sebanyak 155 napi teroris itu ke Lapas Nusakambangan dilakukan setelah para napi teroris menyerah dan dilakukan penggeledahan, untuk memastikan tidak ada senjata.

Mabes Polri, kata dia, juga melakukan koordinasi dengan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham), untuk memindahkan 155 napi teroris itu dengan pengawalan ketat.

"Mungkin siang hari ini sudah tiba di Nusakambangan," katanya lagi.

Iqbal menjelaskan drama penyerangan yang dilakukan para napi teroris terhadap anggota Brimob yang bertugas di Rumah Tahanan Mako Brimob Depok berlangsung selama 38 jam, tapi akhirnya dapat dilumpuhkan pada Kamis dini hari, setelah terjadi kontak senjata.

Menurut Iqbal, setelah para napi teroris dipindahkan ke Lapas Nusakambangan, saat ini penyidik dari Mabes Polri sedang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

"Olah TKP kemungkinan dilakukan sampai nanti malam, untuk mencari senjata-senjata dan pecahan kaca yang digunakan napi teroris untuk menyerang anggota Brimob yang bertugas di rutan," katanya lagi.

Iqbal menegaskan bahwa kondisi Mako Brimob Depok saat ini sudah kondusif.

Mabes Polri, kata dia, sudah melonggarkan situasi di luar Mako Brimob, yakni sudah membuka kembali jalan raya untuk lalu lintas umum, sedangkan di dalam Mako Brimob masih dilakukan pengamanan cukup ketat.

"Jika hasil olah TKP sudah selesai nanti malam, maka Polri akan memberikan keterangan perkembangannya pada Jumat (11/5) besok," katanya pula. (ANT)

 

Berita Terkait