Jumat, 16 November 2018 | 08:51:06 WIB

Peringatan Ke -72 Hardikal, TNI AL Tingkatkan Sinergitas Dengan BNSP Dalam Kompetensi Prajurit

Senin, 14 Mei 2018 | 17:03 WIB
Peringatan Ke -72 Hardikal, TNI AL Tingkatkan Sinergitas Dengan BNSP Dalam Kompetensi Prajurit

Kasal Laksamana TNI Ade Supandi menyematan Satya Lencana Dwijasista kepada Ketua BNSP Sumarna F. Abdul Rachman, M.Sc (memakai jas berkacamata). (FOTO : BAGPENSESKOAL/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Ade Supandi, S.E., M.A.P, sebagai Inspektur Upacara (Irup) pada upacara Peringatan Hari Pendidikan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (Hardikal) ke-72 Tahun 2018 yang dipusatkan di Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Seskoal), dengan Komandan Upacara Kolonel Marinir Gatot Mardiyono, S.H. yang sehari-hari menjabat sebagai Dosen SBS Sisbinlat Seskoal, di lapangan Apel Laut Jawa Bumi, Cipulir Seskoal, Jakarta Selatan, Senin (14/5).

Upacara dilaksanakan cukup sederhana namun tidak mengurangi makna pendidikan yang terkandung didalamnya dengan tema “Peran Lembaga Pendidikan TNI Angkatan Laut Membentuk Prajurit Yang Bermoral, Profesional dan Berani Menuju TNI Angkatan Laut Berkelas Dunia”.

Dalam sambutannya, Kasal Laksamana TNI Ade Supandi mengatakan, diusianya ke-72 tahun, Lembaga Pendidikan Angkatan Laut telah berhasil mendidik personel Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) yang memiliki integritas, dedikasi, loyalitas dan kepemimpinan berkarakter maritim kuat guna melanjutkan roda organisasi TNI Angkatan Laut, dengan dibuktikan  diterimanya lisensi sebagai Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) yang merupakan bentuk pengakuan dan penghargaaan secara nasional tentang kompetensi dari lulusan lembaga pendidikan TNI AL. 

Pada pelaksanaan upacara, Kasal menyematkan tanda kehormatan Presiden RI Satya Lencana Dwija Sistha kepada Kolonel Marinir Aris Mudian (Dosen SBS Forum Strategi Koordos Seskoal), Peltu PDK/W Yulianti (Kaur Jasrek Siwatpers Subditpers Seskoal), dan Penata TK 1 Gol III/D Budi Niswantoro (Kaur Catat Bagminu Setumal).

Selain itu, diberikan juga Penghargaan Pengasuh Teladan AAL Tahun 2018 kepada Letkol Laut (P/W) Runik Sri Arumdati (Komandan Batalyon IV Resimen Kadet AAL), Penghargaan Tenaga Pendidik Teladan AAL Tahun 2018 kepada Letkol Marinir Akhmad Mukhroji, S.Pd, M.A.P (Kama Milum Departemen Marinir AAL), penghargaan Dosen Teladan Seskoal Tahun 2018 kepada Kolonel Marinir Werijon (Dosen SBS Kejuangan Seskoal), penghargaan Instruktur Teladan Kodiklatal Tahun 2018 kepada Lettu Laut (P) Niko Ardiansyah (Perwira Senjata Artileri Departemen Opslat Puslattekdalsen, Kodiklatal), penghargaan Bingsis Teladan Kodiklatal Tahun 2018 kepada Serma Marinir Ari Antoko, A.Md ( Bintara Permildas-1 Puslatdiksarmil, Kodiklatal), dan Penghargaan Dosen Teladan STTAL Tahun 2018 kepada Letkol (T) Dr. Okol Sri Suharyo, S.T., M.T ( Kepala Prodi S-2 ASRO STTAL).

Pada kesempatan ini pula, diserahkan Lisensi Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) TNI AL  dari Ketua Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) Sumarna F. Abdul Rachman, M.Sc kepada Kasal.

Kasal juga pada kesempatan tersebut menyematan Satya Lencana Dwijasista kepada Ketua BNSP Sumarna F. Abdul Rachman, M.Sc, serta Penyerahan Lisensi LSP TNI AL dari Kasal kepada Kadisdikal Laksma TNI Dr. Ivan Yulivan dan Komandan Puspeknubika Kodiklatal Kolonel Laut (T) Yuli Setriawan, S.E.

Turut hadir pada upacara Peringatan Hari Pendidikan TNI AL ke-72  antara lain Wakasal Laksdya TNI Achmad Taufiquerrochman, Para Pejabat Utama Mabesal, Pangkotama TNI AL, Kepala Bank Mandiri Cab. Kebayoran, Pimpinan Cabang BRI Pondok Indah, Kapusdiklat Bahasa BadiklatKemhan, Kepala BAN PT, Ketua Majelis BAN PT beserta undangan lainnya.

Usai upacara tersebut, Kasal Laksamana TNI Ade Supandi kepada wartawan mengatakan, Pendidikan TNI AL berjalan semakin hari semakin maju, karena pada dasarnya sasaran pendidikan TNI AL mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) menuju World Class Navy (Angkatan Laut Kelas Dunia).

Menurut Kasal, konsep pembinaan SDM yang berkelanjutan, bisa menjamin organisasi untuk bisa berkembang dan menghadapi tantangan tugas ke depan.

“Pendidikan angkatan laut sebagai bagian pendidikan di TNI, tidak lepas dari sistem pendidikan nasional.  Maka, kita kerja sama dengan BNSP, tahun ini dilaksanakan lima skema sertifikasi dan untuk beberapa kompetensi prajurit TNI AL telah mendapatkan lisensi dari BNSP, seperti salah satunya kompetensi Hidrografi,” ungkap Laksamana TNI Ade Supandi.

Dengan prajurit TNI AL yang mendapatkan pengakuan kompetensi melalui sertifikasi kompetensi dari BNSP, Selain untuk pemenuhan kebutuhan organisasi TNI AL, kompetensi yang dimiliki mereka (prajurit TNI AL) juga untuk kepentingan nasional.

“Dengan demikian, TNI AL yang berkelas dunia nantinya akan didukung SDM yang betul-betul profesional dan kompeten dalam menghadapi tantangan-tantangan tugas ke depan,” terang Kasal.

Sementara itu pada kesempatan yang sama, Ketua BNSP Sumarna F. Abdul Rachman mengatakan, kerja sama antara TNI AL dengan BNSP dalam kompetensi prajurit TNI AL semakin masif.  

“Program sertifikasi kompetensi prajurit TNI AL ini, pada dasarnya bukan sebatas proses pendidikan vokasi di TNI AL yang melalui rekruitmen dalam lingkungan TNI AL, tapi dalam rangka tuntutan pendidikan nasional,” terang Sumarna F. Abdul Rachman.

“Mereka (prajurit TNI AL) yang telah mendapat sertifikat Kompetensi dari BNSP dan menyelesaikan tugasnya di TNI AL, bisa menerapkan kemampuan kompetensinya untuk kepentingan masyarakat atau industri.

“Kompetensi prajurit TNI AL, diantaranya berkaitan kemampuan menggunakan peralatan yang dimiliki TNI AL atau kompetensi mengoperasikan kapal, yang memang harus memiliki standar kompetensi,” jelas Sumarna.

Ia menambahkan, setiap kegiatan Vokasi di TNI AL akan mendapatkan pengakuan kompetensi melalui sertifikasi Kompetensi dengan proses uji kompetensi. (ARMAN R)

Berita Terkait