Kamis, 26 April 2018 | 16:24:54 WIB

Kobarkan Semangat Kemandirian Pangan, Universitas Trilogi Luncurkan Hari Berkebun

Selasa, 19 Januari 2016 | 13:47 WIB
Kobarkan Semangat Kemandirian Pangan, Universitas Trilogi Luncurkan Hari Berkebun

Salah satu tanaman siap panen di kebun Universitas Trilogi Jakarta. (FOTO HUMAS TRILOGI/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Kemandirian pangan merupakan salah satu pokok permasalahan terbesar di dunia, termasuk Indonesia yang secara geografis seharusnya bisa menyelesaikan permasalahan ini. Paling tidak mampu mendeklarasikan dengan kepercayaan diri mengenai kemandirian di bidang pangan. Kenyataan justru sebaliknya. Perihal kemandirian pangan seakan menjadi 'pekerjaan rumah' yang tidak pernah terselesaikan. Bahkan menumpuk dari satu persoalan ke persoalan lainnya.

Sebagai kampus yang salah satu fokusnya menuntaskan permasalahan kemandirian pangan, Universitas Trilogi mencoba memberikan beberapa langkah dini. Diantaranya adalah dengan secara langsung mengajak peserta didiknya untuk memanfaatkan alam sekitar. Universitas Trilogi melalui program studi Agroekoteknologinya telah memiliki program Hari Berkebun di kebun bergizi yang telah dibangunnnya. Kebun ini selain menjadi area praktikum mahasiswa juga menjadi arena mengakrabkan kembali civitas akademikanya dengan  kegiatan bercocok tanam.

“Program Studi Agroekoteknologi mengadakan program ‘Hari Berkebun.’ Program ini merupakan program di bidang pemberdayaan bagi civitas trilogi maupun masyarakat dan direncanakan akan rutin dilaksanakan ke depannya,” tutur Ketua Program Studi Agroekoteknologi Universitas Trilogi Ahmad Rifqi Fauzi.

Seperti kegiatan pada Jumat (15/1) lalu, kegiatan Hari Berkebun Universitas Trilogi dimulai dengan kegiatan menanam tanaman sayur di lahan dan crop box yang sudah tersedia. Selain itu para mahasiswa  dan dosen yang terlibat juga diberi kesempatan menyemai benih tanaman hortikultura di Net House. Selanjutnya para peserta yang hadir diberikan kesempatan melakukan panen sayuran yang terdiri dari bayam Hijau, bayam merah, sawi hijau, kale, dan pare.

Rektor Universitas Trilogi, Prof Dr Asep Saefuddin memberikan apresiasi atas lahirnya inisiasi Hari Berkebun ini. Menurutnya dengan ide-ide kreatif seperti ini akan memunculkan semangat dalam menicptakan kemandirian pangan.

“Dengan demikian akan menumbuhkan semangat dalam mengelola kekayaan alam yang ada melalui sumber daya manusia yang produktif, lahan-lahanpun akhirnya akan menjadi produktif,” tutur guru besar IPB ini.

Jadi dalam menciptakan ketahanan pangan sudah saatnya dimulai dari lingkungan kita masing-masing. Tentunya diiringi dengan pola pikir bahwa pertanian itu bukan hanya tanggung jawab segelintir orang saja. (HUMAS UNIVERSITAS TRILOGI JAKARTA)

Berita Terkait