Senin, 25 Juni 2018 | 01:34:50 WIB

Menhub Akui Pengamanan Bandara Diperketat Pascateror

Senin, 21 Mei 2018 | 00:26 WIB
Menhub Akui Pengamanan Bandara Diperketat Pascateror

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (tengah) berbincang dengan penumpang di Stasiun Tugu Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sabtu (19/5/2018). Menhub melanjutkan kunjungan kerja ke Cirebon, Jawa Barat, Minggu (20/5/2018). (FOTO: ANTARA/LINDO)

"Tapi, lebih jauh dari itu masyarakat harus ikut serta untuk membantu dalam pengamanan ini."

CIREBON, LINDO - Pengamanan seluruh bandara di Indonesia diperketat pascaterorr yang terjadi di beberapa daerah akhir-akhir ini, kata Menteri Perhubungan (Mebhub) Budi Karya Sumadi di Cirebon, Jawa Barat, Minggu (21/5).

"Pengemanan pasti diperketat seperti bandara, jumlah dari TNI Polri ditingkatkan terus kualitasnya dan pemeriksa pertama kita fungsikan lagi," kata Budi.

Menurut dia, adanya aksi teror yang terjadi, menjadi salah satu perhatian dari Kemenhub untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu dan tentunya pengamanan lebih ditingkatkan.

Budi mengatakan pengamanan sesungguhnya tidak hanya dari Polri dan TNI saja, namun masyarakat juga harus terlibat.

"Kalau dengan adanya teroris itu menjadi perhatian kita, maka dari itu kita akan melibatkan Polri dan TNI, mereka akan melakukan upaya yang hebat untuk menyelesaikan itu, tapi yang penting adalah masyarakat harus turut serta," ujarnya.

Budi menegaskan masyarakat memang harus berperan aktif, agar pihak kemanan bisa mencegah terjadinya sesuatu yang membahayakan.

"Tapi, lebih jauh dari itu masyarakat harus ikut serta untuk membantu dalam pengamanan ini," kata Budi.

Budi Karya Sumadi menambahkan, selama arus mudik 2018 juga diharapkan kemanan bisa dimaksimalkan lagi, guna memberikan kenyamanan bagi para pemudik. (ANT)

 

Berita Terkait