Selasa, 21 Agustus 2018 | 04:01:09 WIB

BB Raib, Perwira Polisi Tukar Sabu Dengan Gula Putih

Senin, 21 Mei 2018 | 02:02 WIB
BB Raib, Perwira Polisi Tukar Sabu Dengan Gula Putih

(FOTO: SEPUTAR-MALUT/LINDO)

TERNATE, LINDO – Kapolda Maluku Utara Brigjen Naufal Yahya menyatakan, pihaknya akan bertindak tegas terhadap aparat yang berani main-main dengan narkoba. Ancaman hukuman bagi oknum aparat kepolisian yang terlibat kasus narkoba adalah pemecatan dari korps Polri.

Pernyataan Kapolda ini terkait adanya temuan barang bukti sabu dari dua tersangka di Polres Halmahera Selatan, yang ternyata ditukar dengan gula putih.

“Kami sudah kirim tim dan melakukan investigasi dipimpin Kabid Propam dan Irwasda serta jajaran Direktorat Narkoba ke Halmahera Selatan, telah ditemukan satu perwira polisi berpangkat AKP (Ajun Komisaris Polisi) berinisial S,” tegas Kapolda melalu Kabid Humas AKBP Hendri Badar, di Ternate, Malut, Jumat (11/5).

Di kepolisian lanjut Hendri, ada tiga sanksi yang akan dijatuhkan bila terlibat kasus pidana. Selain pidana, juga sanksi kode etik dengan rekomendasi pemecatan. Kode etik menentukan polisi tersebut masih layak atau tidak menjadi polisi. Sanksi lainnya ada sanksi disiplin.

Keterlibatan oknum perwira polisi itu berdasarkan pengakuan dua tersangka dan sejumlah saksi lain yang sudah diperiksa.  Dalam penyidikan, kata Hendri, S itu menukar sabu dengan gula. Dia diduga sengaja menukar barang bukti saat penangkapan tersangka Ronald dan Alman.

Polisi hingga kini masih mencari barag bukti yang raib. Terduga masih bungkam keberadaan barang mematikan itu. Penyidik semula terfokus terduga yang sudah diperiksa.

Seperti diketahui, raibnya barang bukti sabu bermula dari berkas perkara dua tersangka dilakukan tahap dua, tersangka dan barang bukti di Kejari Halmahera Selatan. Disana barang buti diperiksa oleh Kasi Pidum Muhammad Bahrudin. Namun barang buti itu ternyata buka sabu tapi gula pasir, sehingga berkas perkara dan tersangka dikembali ke Polres Halmahera Selatan. (SEPUTARMALUT)

 

Berita Terkait