Minggu, 19 Agustus 2018 | 22:36:32 WIB

MK Ingin Pemimpin Harus Tahu Keinginan Masyarakat

Senin, 28 Mei 2018 | 13:47 WIB
MK Ingin Pemimpin Harus Tahu Keinginan Masyarakat

(FOTO: ALDY/LINDO)

TERNATE, LINDO - Kampanye Muhammad Kasuba dan Abdul Madjid Husen (MK-Maju) di Kelurahan Takoma, Kota Ternate, Maluku Utara yang dilakukan pada Minggu (27/5) malam digelar secara tertutup, namun dihadiri banyak pendukungnya.

Sebelum melakukan kampanye di Kelurahan Takoma, pasangan yang diusung oleh PKS, PAN dan Gerindra tersebut melakukan blusukan dari Kelurahan lain, yang ada di Kecamatan Kota Ternate Selatan dan Kelurahan Takoma.

Dalam acara itu MK-Maju disambut ratusan masyarakat dengan menyiapkan berbagai kesiapan-kesiapan dalam melakukan acara dialog tertup itu. Dalam penyampaian program lima tahun ada dibuka sesi pertanyaan dari dari tokoh agama, pemuda dan tokoh masyarakat

Muhammad Kasuba (MK) merasa bahagia sekali karena ia bisa berjumpa lagi dengan warga Kelurahan Takoma. Menurutnya, Hal itu dilakukan, untuk memperkuat silaturahmi dalam kampanye sebagai calon gubernur dan wakil gubernur Maluku utara.

"Saya melihat ada tiga sentral kemajuan dan pengembangan di Maluku Utara, yakni Ternate, Tidore, dan Sofifi. Sehingga, diistilahkan segitiga emas yang harus di kembangkan bersama. Dan hal ini tidak bisa satu lebih satu kurang. Sehingga, ketiga kota itu semuanya berkembang. Karena berada di tengah-tengah maluku utara dan agar semua tumbuh dan maju," kata Ketua Wilayah Dakwah Indonesia Timur DPP PKS tersebut.

Politisi PKS ini melanjutkan seorang pemimpin itu harus tahu keluhan dan keinginan masyarakat. Karena ini berarti, hak rakyat harus di berikan dengan cara melakukan kreativitas untuk mensejahterakan rakyat. Seperti, dengan contah di Halmahera Selatan, dirinya menerapkan pendidikan, kesehatan gratis, karena itu hak rakyat yang harus diberikan.

"Jadi seorang pemimpin harus tahu bagaimana mensejahterakan masyarakatnya. Jangan sampai jadi pemimpin malah memperkaya diri sendiri," tegas mantan bupati Halmahera Selatan pada dua periode itu.

Seperti diketahui pada pemilihan gubernur dan wakil gubernur Maluku Utara (Malut) pada tahun ini ada empat pasangan calon (paslon) yang yang diusung oleh sejumlah partai politik, diantaranya, pasangan MK-Maju diusung PKS dan PAN, sementara pasangan AGK-YA diusung PDIP dan PKPI, pasangan Bur-Aja yang diusung oleh partai Nasdem, Demokrat, PKB, dan Hanura, serta pasangan Ahmad Hidayat Mus dan Rivai Umar yang diusung parati Golkar dan PPP. (ALDY)

 

Berita Terkait