Selasa, 23 Oktober 2018 | 08:57:25 WIB

Harga Cabai Rawit dan Bawang Merah di Sejumlah Pasar Melejit

Senin, 28 Mei 2018 | 14:07 WIB
Harga Cabai Rawit dan Bawang Merah di Sejumlah Pasar Melejit

TERNATE, LINDO - Harga cabai merah dan harga bawang merah dikabarkan melejit di sejumlah pasar yang ada di Kota Ternate, karena minimnya pasokan.

Kepala Sub Bagian Tata Usaha Unit Pengelola Terpadu Pasar Bastiong, Kota Ternate Selatan Abdul Muis Jumadil mengatakan, penyebab tingginya harga cabai karena faktor cuaca yang lembab.

Sejak akhir tahun 2017 hingga saat ini merupakan musim penghujan.

"Kemarin kami cek ke Magelang, daerah sentral produksinya kan Magelang, Wonosobo, Temanggung, Blitar, agak terganggu karena cuaca," ujar Setyo di kompleks Mabes Polri, Jakarta, Selasa (13/3/2018).

Setyo mengatakan, komoditas cabai hanya bisa bertahan tiga hari.

Jika dalam kondisi cuaca buruk cabai tidak sempat dipanen, maka akan rusak.

Jika pasokan dari sentral produksi kurang, maka pasar di Jakarta akan terganggu.

Hal yang sama juga terjadi pada bawang merah.

Harga bawang merah sempat turun di pasaran, namun kini kembali naik.

Khusus untuk komoditas cabai dan bawang merah naik karena hujan terus menerus.

"Kalau habis panen tidak segera diolah kan rusak. Kan kalau cuaca kurang panas, bawang merah dan cabai cepat kisut," kata Setyo.

Sementara itu, harga bawang putih mengalami kenaikan dan kelangkaan.

Hal ini disebabkan sebagian bawang putih masih diimpor.

Terkait kenaikan harga sejumlah komoditas itu, Setyo mengatakan bahwa belum ditemukan adanya permainan di rantai distribusi.

"Sementara kita lihat belum ada faktor kartel atau yang mempengaruhi di distribusi. Sementara kita belum dapat laporan itu," kata Setyo.

 

Berita Terkait