Rabu, 26 Juni 2019 | 01:22:43 WIB

Tingkatkan Kemampuan, Ratusan Prajurit Pusterad Latihan Menembak

Jum'at, 29 Juni 2018 | 11:14 WIB
Tingkatkan Kemampuan, Ratusan Prajurit Pusterad Latihan Menembak

(FOTO : PUSTERAD/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Guna menjaga dan meningkatkan kemampuan keterampilan menembak bagi seluruh prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) di lingkungan Pusat Teritorial Angkatan Darat (Pusterad), ratusan anggota prajurit tersebut melaksanakan latihan menembak senjata ringan, di Lapangan Tembak Brigif 17 Para Raider, Cijantung, Jakarta Timur, Kamis dan Jumat (28 - 29/6).

 

Koordinator latihan menembak, Mayor Inf. Rahmat Kartolo, S. Sos mengatakan, Kemampuan menembak yang diinginkan adalah memelihara dan meningkatkan kemampuan menembak karena memang para prajurit Pusterad ini rata-rata sudah pernah bertugas di satuan tempur maupun satuan bantuan tempur. 

 

"Sesuai program kerja yang telah ditetapkan, standar kualitas minimal yang ditetapkan harus dipertahankan dan ditingkatkan," terang Mayor Inf Rahmat Kartolo usai memberikan penekanan kepada peserta bagaimana mekanisme kegiatan sebelum, selama dan sesudah latihan, dan menjaga faktor keamanan.

 

Peserta latihan menembak kali ini terdiri dari sebelas orang penyelenggara, 99 orang peserta memembak pistol dan 119 orang peserta menembak senapan. Oleh karena itu, dari dua hari alokasi waktu para peserta dibagi dalam kelompok-kelompok sesuasi dengan urutan gelombang dan lajur. 

 

"Mekanisme ini penting selain menjaga faktor keamanan, juga pelatihan menembak sangat diperlukan agar kemampuan mereka tetap terjaga,” jelasnya.

 

Hal senada juga disampaikan Komandan Satuan Intelijen Teritorial Pusterad Kolonel Inf I Made Riawan, S. Psi, ia menyampaikan sebelum pelaksanaan latihan, diberikan pemahaman senjata Pistol FN 46 dan M 16 A1, pengetahuan dasar tentang menembak, teknik serta taktik menembak, bagaimana latihan remasan picu, bidik kering dan gabungan antara nafas, bidik, tekan picu (nabi tepi).

 

"Dengan demikian, diharapkan para peserta mampu menembak dengan menggunakan senjata dengan total nilai minimal 75 persen. Harapan kami, tentu seluruh prajurit mampu mengatasi permasalahan tehnis menembak di lapangan dengan cepat, tepat dan benar," harap Kolonel Inf I Made Riawan.

 

Karena menurutnya, dalam kondisi tertentu dan bila sewaktu-waktu dibutuhkan mereka harus siap ditugaskan di medan tempur.

 

Mereka kata Komandan Satuan Intelijen Teritorial Pusterad, digembleng berbagai teori yang diharapkan mampu meningkatkan pemahaman dan semakin mumpuni dalam menggunakan senjata di lapangan. 

 

"Dengan terus berlatih, selain kemampuan terpelihara, ini untuk meningkatkan profesionalisme prajurit dalam bertugas, karena tidak ada prajurit yang hebat, yang ada adalah prajurit yang terlatih,” ujarnya. (ARMAN R)

Berita Terkait