Senin, 16 Juli 2018 | 05:54:38 WIB

Bendera Merah Putih Usang dan Robek Sudah Diganti Babinsa Sidoarjo

Kamis, 5 Juli 2018 | 00:25 WIB
Bendera Merah Putih Usang dan Robek  Sudah Diganti Babinsa Sidoarjo

(FOTO : DISPENAD/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Bendera Merah Putih yang sudah usang dan robek  yang beberapa waktu lalu masih berkibar di Sidoarjo. Pada Rabu (4/7)  bendera tersebut sudah diganti dengan bendera yang baru oleh personel Babinsa Koramil 0816/01 Sidoarjo.

 

Keprihatinan masyarakat tentang Bendera Merah Putih  yang sudah usang dan robek yang masih terpapang di bekas Markas Kodim 0816 Sidoarjo, di Jalan A Yani Sidoarjo, mendapat perhatian khusus oleh Babinsa Koramil 0816/01 Sidoarjo Serda Edi Hermawan dan Serka Muhlis Babinsa Desa Suko yang merasa terpangil untuk segera mengantikan bendera tersebut dengan bendera yang baru. 

 

Bendera Merah putih yang sudah usang tersebut diturunkan dan dinaikkan oleh Hendra (22 ) yang pekerjaannya sebagai  Wiraswasta yang didampingi oleh Babinsa, karena bendera Merah Putih merupakan bendera kehormatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) serta menghormati jasa para pahlawan dalam merebut kemerdekaan dari penjajah. 

 

Serda Edi selaku Babinsa Kelurahan Magersari menuturkan, berita Bendera Merah Putih yang sudah usang dan robek, yang berkibar di bekas Markas Kodim 0816 Sidoarjo, itu memang benar ada.

 

"Tetapi itu bukan Markas Kodim 0816 Sidoarjo lagi, melainkan bekas Markas  Kodim 0816 Sidoarjo, karena Markas Kodim 0816 Sidoarjo sejak tahun 2011 sudah pindah ke Jalan Raya Lingkar Timur, Ds. Kemiri, Kabupaten Sidoarjo," terangnya.

 

Sedangkan lahan eks Markas Kodim 0816 Sidoarjo yang berada di Jalan A Yani Sidoarjo sejak tahun 2011, sudah diserahkan kepada pengelola pihak swasta.

 

Sementara itu, Komandan Kodim (Dandim) 0816 Sidoarjo Letkol Inf Fadli Mulyono, S.I.P menjelaskan, kejadian yang sudah diberitakan tentang bendera yang sudah usang dan robek di exs/bekas Markas Kodim 0816 Sidoarjo, sudah dilakukan tindakkan.

 

"Meskipun bangunan tersebut bukan lagi menjadi aset Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang pengelolaannya sudah di pegang pihak swasta, tetapi   sebagai anggota TNI secara moral kita terpangil untuk menggantikan bendera tersebut untuk  memberikan edukasi tentang pentingnya menghargai Bendera Merah Putih. Karena untuk memperjuangkannya diperlukan pengorbanan jiwa dan raga," ujar Letkol Inf Fadli Mulyono. (ARMAN R)

Berita Terkait