Rabu, 14 November 2018 | 07:57:18 WIB

Temui Menaker Singapura, Dubes Ngurah Swajaya Bahas Perlindungan Pekerjaa Migran Indonesia

Selasa, 10 Juli 2018 | 19:50 WIB
Temui Menaker Singapura, Dubes Ngurah Swajaya Bahas Perlindungan Pekerjaa Migran Indonesia

(FOTO : HUMASNAKER/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Duta Besar Republik Indonesia untuk Singapura, Ngurah Swajaya bertemu Menteri Tenaga Kerja Singapura, Josephine Teo.  Pertemuan tersebut pertama kali sejak Menteri Josephine Teo menjabat sebagai Menteri Tenaga Kerja dan keduanya membahas berbagai isu ketenagakerjaan kedua negara, khususnya mengenai perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Singapura. 

Dalam pertemuan tersebut, Dubes Ngurah Swajaya mengapresiasi peranan Kementerian Tenaga Kerja Singapura (MoM) dalam memberikan perlindungan bagi para PMI dan mengharapkan agar Indonesia dan Singapura dapat terus berkoordinasi dalam memberikan manfaat timbal balik yang positif untuk PMI bagi kedua negara. 

Dubes Ngurah Swajaya menjelaskan, KBRI Singapura mengedepankan aspek “Beyond Protection”, yaitu pemberdayaan dan peningkatan kapasitas bagi PMI melalui penyelenggaran pelatihan keterampilan di berbagai bidang yang diminati, sehingga para PMI memiliki modal keterampilan untuk memulai karir baru pada saat mereka kembali dari Singapura.

Ngurah Swajaya juga telah memberikan sertifikat hasil pelatihan kepada 600 PMI pada Minggu, 8 Juli 2018 lalu yang mencakup bidang – bidang, seperti barista, baking, menjahit, tata rias dan sebagainya. Kegiatan seperti ini sangat diapresiasi oleh Menaker Josephine Teo.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Teo juga menyatakan keinginannya untuk menindaklanjuti hasil pertemuannya dengan Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Hanif Dakhiri yang dilakukan di Jenewa pada bulan Juni yang lalu di sela-sela 107th International Labour Conference di Jenewa.

Pembahasan tersebut, diantaranya mengenai kerja sama mengenai Skill and Career Development antara lembaga terkait di Indonesia dan Singapura. Menteri Teo juga mengharapkan kunjungan Menaker Dhakiri ke Singapura untuk membahas tidak lanjut pembicaraan dimaksud.

Selain bertukar pikiran mengenai Perlindungan PMI, Dubes Ngurah Swajaya juga memaparkan keinginan agar pekerja Indonesia dimungkinkan melakukan on the job training untuk sektor hospitality, termasuk dalam bidang pariwisata. Saat ini, pelatihan juga diberikan untuk “caregiver” dan perawat yang diharapkan dapat mengisi lowongan yg dibutuhkan di Singapura.

Mengingat potensi yang besar dalam bidang pariwisata dan ekonomi digital, Menteri Teo juga menyampaikan kesiapan mendukung kerjasama peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) dan kerjasama antar lembaga pelatihan. 

Mengakhiri pertemuannya, disepakati KBRI dan Kemenaker Singapura terus berkonsultasi dan berkoordinasi untuk perlindungan PMI di Singapura dan menjamin manfaat timbal balik. Disamping itu, Dubes Ngurah Swajaya juga memberikan Buku Rising 50 untuk peringatan 50 Tahun Hubungan Bilateral kedua negara yang diperingati pada 7 September 2017.  (ARMAN R)

Berita Terkait